AirNav Kerjasama dengan Filipina untuk Tingkatkan Konektivitas Regional
Jum'at, 04 Desember 2020 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Selain lanjutnya, pihak ATC bisa berkomunikasi dengan pilot pesawat udara, juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pusat-pusat pengendalian lalu lintas udara negara lain.
"Sebelumnya, koordinasi dilakukan secara tradisional menggunakan alat telepon (direct speech) yang dapat langsung terhubung ke pusat pengendalian lalu lintas udara negara tetangga. Koordinasi yang disampaikan berisi tentang data penerbangan yang menghubungkan antar negara,” paparnya.
Salah satu keunggulan AIDC, lanjutnya, yakni bekerja secara real time menjalankan pertukaran data penting penerbangan yang menghubungkan kedua negara. Segala informasi yang dipertukarkan berjalan melalui komunikasi antar ATC System dan dapat dimonitor secara langsung oleh air traffic controller di masing-masing negara.
Baca Juga: AirNav Catat Balon Udara Liar Turun Drastis
“Dengan adanya penerapan AIDC antara Indonesia dengan Filipina, maka penerbangan lintas benua dari utara ke selatan atau sebaliknya dapat dikoordinasikan berbasis data, atau dalam istilah teknisnya disebut voiceless coordination," jelasnya.
Lebih jauh dirinya mengatakan, Indonesia dengan Australia telah lebih dahulu menerapkan teknologi ini beberapa tahun yang lalu dan telah berjalan dengan sangat baik, kini negara tetangga di bagian utara juga dapat ikut merasakan keuntungannya.
"Sebelumnya, koordinasi dilakukan secara tradisional menggunakan alat telepon (direct speech) yang dapat langsung terhubung ke pusat pengendalian lalu lintas udara negara tetangga. Koordinasi yang disampaikan berisi tentang data penerbangan yang menghubungkan antar negara,” paparnya.
Salah satu keunggulan AIDC, lanjutnya, yakni bekerja secara real time menjalankan pertukaran data penting penerbangan yang menghubungkan kedua negara. Segala informasi yang dipertukarkan berjalan melalui komunikasi antar ATC System dan dapat dimonitor secara langsung oleh air traffic controller di masing-masing negara.
Baca Juga: AirNav Catat Balon Udara Liar Turun Drastis
“Dengan adanya penerapan AIDC antara Indonesia dengan Filipina, maka penerbangan lintas benua dari utara ke selatan atau sebaliknya dapat dikoordinasikan berbasis data, atau dalam istilah teknisnya disebut voiceless coordination," jelasnya.
Lebih jauh dirinya mengatakan, Indonesia dengan Australia telah lebih dahulu menerapkan teknologi ini beberapa tahun yang lalu dan telah berjalan dengan sangat baik, kini negara tetangga di bagian utara juga dapat ikut merasakan keuntungannya.
Lihat Juga :