Kapolda Metro Fadil Imran Luncurkan Tim Pemburu Covid-19
Jum'at, 04 Desember 2020 - 17:57 WIB
loading...
Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemda DKI Jakarta meluncurkan tim pemburu Covid-19 di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/12/2020). Foto: Helmi Syarif/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemda DKI Jakarta meluncurkan tim pemburu Covid-19 . Tim ini akan bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang terdiri dari 30 personel tiap wilayah.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, dirinya meminta tim ini bekerja tanpa ragu dan takut. (Baca juga: Sembilan Bulan Pandemi COVID-19, Satgas Nilai Disiplin Protokol Kesehatan Masih Kurang )
"Tim akan bergerak berdasarkan data, sehingga bila ditemukan ada penderita Covid maka tim akan bergerak langsung," katanya di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/12/2020).
Dia menegaskan, tim ini bergerak secara umum dan akan melibatkan TNI serta Stpol PP. Sehingga, para pelanggar protokol kesehatan bisa langsung ditindak.
"Sasaran juga bukan hanya penderita tapi juga pelanggar covid kita tindak," tegasnya.
Tim juga akan menjalankan program 3T dan juga mengkampanyekan 3 M. (Baca juga: Tren Disiplin Protokol Kesehatan Turun, Hanya 4% Daerah yang Patuh Jaga Jarak )
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman menuturkan, kepada semua petugas yang menjadi bagian dari tim untuk jangan takut mengambil tindakan. Karena, keselamatan rakyat yang utama.
"Saya minta semua yang menjadi bagian dari tim untuk bisa bertindak tegas jika menemukan adanya pelanggaran prokes," tukasnya.
Dengan adanya tim ini diharapkan Jakarta dan wialayh lainnya yang menjadi zona merah bisa berubah menjadi hijau sehingga Covid bisa lenyap dari Indonesia.
"Saya juga berharap masyarakat bisa meningkat disiplinnya untuk protokol kesehatan," pungkasnya. (Baca juga: Satgas Minta Bawaslu Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada )
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, dirinya meminta tim ini bekerja tanpa ragu dan takut. (Baca juga: Sembilan Bulan Pandemi COVID-19, Satgas Nilai Disiplin Protokol Kesehatan Masih Kurang )
"Tim akan bergerak berdasarkan data, sehingga bila ditemukan ada penderita Covid maka tim akan bergerak langsung," katanya di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/12/2020).
Dia menegaskan, tim ini bergerak secara umum dan akan melibatkan TNI serta Stpol PP. Sehingga, para pelanggar protokol kesehatan bisa langsung ditindak.
"Sasaran juga bukan hanya penderita tapi juga pelanggar covid kita tindak," tegasnya.
Tim juga akan menjalankan program 3T dan juga mengkampanyekan 3 M. (Baca juga: Tren Disiplin Protokol Kesehatan Turun, Hanya 4% Daerah yang Patuh Jaga Jarak )
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman menuturkan, kepada semua petugas yang menjadi bagian dari tim untuk jangan takut mengambil tindakan. Karena, keselamatan rakyat yang utama.
"Saya minta semua yang menjadi bagian dari tim untuk bisa bertindak tegas jika menemukan adanya pelanggaran prokes," tukasnya.
Dengan adanya tim ini diharapkan Jakarta dan wialayh lainnya yang menjadi zona merah bisa berubah menjadi hijau sehingga Covid bisa lenyap dari Indonesia.
"Saya juga berharap masyarakat bisa meningkat disiplinnya untuk protokol kesehatan," pungkasnya. (Baca juga: Satgas Minta Bawaslu Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada )
(mhd)
Lihat Juga :