27 Siswa SMKN Jateng Positif COVID-19, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Diminta Ditangguhkan
Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Mencermati kondisi tersebut, Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto minta agar proses pembelajaran uji coba ditunda sambal menunggu tersedianya vaksin agar seluruh siswa dan guru aman dari COVID-19.
“Iya saya sudah mendapat laporan kalau SMK Negeri (Jateng) jadi klaster penyebaran COVID-19 karena banyak siswanya positif. Saya minta ditangani dengan baik sampai hasilnya negatif,” katanya, Jumat (4/12/2020).
Politisi yang biasa disapa Bambang Krebo ini menambahkan, sebagian besar siswa SMK Negeri Jateng yang terpapar COVID-19 merupakan orang yang dikategorikan OTG.
(Baca juga: Ratusan Pengungsi Merapi di Magelang Masih Bertahan di Barak Pengungsian)
“Saya minta seluruh siswa dipulangkan dulu tapi dipastikan dulu hasil swabnya negatif. Tidak hanya terhadap ke 27 siswa tapi semua siswa harus dipastikan hasil swabnya negatif agar tidak menjadi penular bagi orang lain,” katanya.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya mengharapkan kepada sekolah sekolah yang ada di Jawa Tengah yang akan melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka untuk menunda terlebih dahulu sampai tersedianya Vaksin.
“Iya saya sudah mendapat laporan kalau SMK Negeri (Jateng) jadi klaster penyebaran COVID-19 karena banyak siswanya positif. Saya minta ditangani dengan baik sampai hasilnya negatif,” katanya, Jumat (4/12/2020).
Politisi yang biasa disapa Bambang Krebo ini menambahkan, sebagian besar siswa SMK Negeri Jateng yang terpapar COVID-19 merupakan orang yang dikategorikan OTG.
(Baca juga: Ratusan Pengungsi Merapi di Magelang Masih Bertahan di Barak Pengungsian)
“Saya minta seluruh siswa dipulangkan dulu tapi dipastikan dulu hasil swabnya negatif. Tidak hanya terhadap ke 27 siswa tapi semua siswa harus dipastikan hasil swabnya negatif agar tidak menjadi penular bagi orang lain,” katanya.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya mengharapkan kepada sekolah sekolah yang ada di Jawa Tengah yang akan melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka untuk menunda terlebih dahulu sampai tersedianya Vaksin.
Lihat Juga :