Debat Terakhir, Rusdy-Ma'mun: Kami Akan Perbaiki Infrastruktur Jalan Agar Harga Barang Bisa Bersaing

Kamis, 03 Desember 2020 - 23:37 WIB
loading...
Debat Terakhir, Rusdy-Mamun:...
Pada debat ketiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura jawab strategi dan kebijakannya dalam mempercepat aspek pembangunan. (Ist)
A A A
PALU - Dipandu moderator Dewinta Kalolla dari stasiun TVRI pada debat ketiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah , Rusdy Mastura jawab strategi dan kebijakannya dalam mempercepat aspek pembangunan dengan memperbaiki dan
mengatasi persoalan transportasi baik darat, laut, dan udara di Sulawesi Tengah.

Moderator sampaikan tujuan pengembangan kewilayahan adalah mengurangi kesenjangan pembangunan melalui percepatan dan pemerataan yang pelaksanaanya menekankan keunggulan kompetitif perekonomian daerah berbasis sumber daya alam yang tersedia, sumber daya manusia yang berkualitas, penyediaan infrastruktur serta meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kita harus punya peta komoditi, misalnya di sini cocok untuk rumput laut, disana untuk pertanian, perkebunan, kelautan dan lain sebagainya. Kemudian kita dorong pendidikan yang sesuai dengan potensi daerah itu. Sehingga kita bisa menghasilkan teknopark-teknopark menyerap tenaga kerja," tandas Rusdy

Pada segmen pertama debat ketiga yang disiarkan langsung oleh TVRI ini pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Hidayat-Bartho tidak siap, sedangkan Rusdy-Ma'mun jawab strategi dalam mempercepat pembangunan dalam pengembangan kewilayahan dengan jelas dan tuntas.

"Sulawesi Tengah sangat kaya dengan kekayaan sumber daya alamnya, nilai tukar petani harus bisa meningkat dan perlu pemanfaatan teknologi disektor tersebut. Misalnya sawah di Toili, Buol, dan Parigi kita harus manfaatkan teknologi serta mendorong pendidikan yang berbasis vokasi pertanian," jelas Rusdy. (Baca: Bebas dari Penjara karena Asimilasi COVID-19, Pemuda Ini Coba Perkosa 4 Wanita).

Menurut Rusdy sekarang ini harus tingkatkan pengembangan teknologi, kita memiliki kekayaan laut yang juga luar biasa. Aplikasi banyak berkembang yang bisa menggunakan android, seperti aplikasi fish on yang bisa mendeteksi ikan dan arus laut. Selain itu pembangunan kewilayahan disektor perikanan, akan diarahkan ke pengembangan budidaya ikan ditambak.

"Di Buol itu produksi petaninya bisa mencapai 7-8 ton. Saya kalau jadi gubernur akan bangun pusat pendidikan vokasi pertanian. Karena disana pertaniannya maju," tutup Rusdy.

Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir sering membahas sektor pertanian, karena ini menjadi fokus Paslon nomor urut 2 ini agar petani memiliki harga jual yang tinggi. Bukan hanya memikirkan bagaimana membangun infrastruktur dengan jalan yang mulus, tapi nilai tukar petani tinggi dan harga dikonsumen rendah.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Infografis
Makin Banyak Pejabat...
Makin Banyak Pejabat AS Yakin Israel Tak akan Bisa Hancurkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved