Ladang Salak, Padi, dan Sengonnya Dikubur Muntahan Lava Pijar Semeru, Sumarto: Semua Habis

Kamis, 03 Desember 2020 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Dia mengaku, belum terbayang akan kerja apa setelah bencana ini. Menurutnya, mau tidak mau yang pilihanya harus kerja keluar desa dahulu karena tidak mungkin bercocok tanam dengan kondisi lahan penuh material vulkanik.

"Dahulu tahun 1994 pemerintah menawarkan program transmigrasi, usai ada bencana seperti ini. Sekarang, mungkin juga kalau masih ada program itu saya akan memikirkannya untuk ikut serta," katanya lirih.

Kalaupun ikut menambang pasir di Besuk Kobokan, dia mengaku pastinya tidak bisa dilakukan dalam waktu 1-2 bulan ini, karena kondisinya masih panas. Selain itu, persaingan penambangan pasir sangat ketat, karena banyak pengusaha besar menggunakan alat berat untuk mempercepat penambangan, sementara penduduk hanya secara manual.

"Selisihnya sangat jauh. Kalau pakai alat berat, untuk mengisi penuh pasir di bak truk dibutuhkan waktu hanya sekitar satu jam. Sementara kami yang manual, harus bekerjasama minimal tiga orang untuk menaikkan pasir ke truk, itupun untuk mengisi satu truk dibutuhkan waktu setengah hari," katanya.

(Baca juga: Awas Cuaca Ekstrim Landa Sulawesi Utara, BMKG Minta Masyarakat Hati-hati )

Sementara Sekda Kabupaten Lumajang, Agus Triono mengaku saat ini yang diutamakan adalah penanganan warga yang terdampak langsung bencana ini. "Kami salurkan bantuan kebutuhan pokok dan air bersih, serta menyediakan pos pengungsian," ujarnya.

Terkait lahan pertanian yang ikut terkubur oleh material vulkanik, Agus mengaku masih akan melakukan pendataan. Nantinya juga akan berupaya melaporkan hal ini ke Kementrian Pertanian, dan Gubernur Jatim, sehingga bisa dibantu penganggarannya untuk penanganan dampak bencana Gunung Semeru , terhadap pertanian masyarakat.

Sumarto, Priyanto, dan Mistar, serta warga Dusun Sumbersari, yang terdampak langsung bencana guguran lava pijar dan awan panas letusan Gunung Semeru , tentunya berharap kondisinya segera pulih seperti sediakala, dan bisa segera kembali ke sawah ladangnya, untuk mencari nafkah menghidupi kehidupan mereka.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Wisata Ranu Regulo Dibuka...
Wisata Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026: Kuota Pengunjung Dibatasi, Aturan Diperketate
Kembali Erupsi, Gunung...
Kembali Erupsi, Gunung Semeru Tetap Berstatus Siaga
Klaim Asuransi Cair...
Klaim Asuransi Cair untuk Ratusan Korban Erupsi Semeru
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Berita Terkini
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved