Cegah Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Siapkan Single Data
Kamis, 03 Desember 2020 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Benny mengatakan keberangkatan ilegal ini bisnis kotor. Dia mencontohkan, dari satu PMI, seorang pengusaha bisa mendapatkan keuntungan Rp30-40 Juta. Untuk lolos di Bandara, seorang PMI harus bayar Rp3 juta meskipun biayanya ditanggung oknum sindikat. Yang paling banyak kasusnya adalah Arab Saudi, Timur Tengah dan Malaysia.
Dari sejumlah sektor pekerjaan, PMI ilegal banyak bekerja menjadi Anak Buah Kapal (ABK) asing. “Sebenarnya agar terhindar dari hal-hal semacam ini harus memperkuat diri dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan, jangan ilegal,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo mengungkapkan, PMI asal Jatim tahun 2019 sebanyak 68.740 orang, dengan jumlah tenaga kerja formal 25.886 orang dan informal 42854 orang. Negara tujuan terbanyak Taiwan 31.988 orang Hongkong 23.785 Malaysia 11.662 orang.
“Pandemi COVID-19 ada instruksi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk penghentian sementara penempatan PMI. Penempatan PMI tahun ini mencapai 17.981 orang. Yang meliputi pekerja formal 5.963 orang dan pekerja informal 12.000 orang,” katanya.
Dari sejumlah sektor pekerjaan, PMI ilegal banyak bekerja menjadi Anak Buah Kapal (ABK) asing. “Sebenarnya agar terhindar dari hal-hal semacam ini harus memperkuat diri dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan, jangan ilegal,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo mengungkapkan, PMI asal Jatim tahun 2019 sebanyak 68.740 orang, dengan jumlah tenaga kerja formal 25.886 orang dan informal 42854 orang. Negara tujuan terbanyak Taiwan 31.988 orang Hongkong 23.785 Malaysia 11.662 orang.
“Pandemi COVID-19 ada instruksi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk penghentian sementara penempatan PMI. Penempatan PMI tahun ini mencapai 17.981 orang. Yang meliputi pekerja formal 5.963 orang dan pekerja informal 12.000 orang,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :