Minta Sumbangan untuk Anak Yatim di Palestina, Dua WNA Diamankan

Kamis, 03 Desember 2020 - 19:15 WIB
loading...
Minta Sumbangan untuk...
Dua WNA yang meminta-minta sumbangan diamankan tim Intelijen Keimigrasian (Intelkim) Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Kamis (3/12/2020). Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Dua warga negara asing ( WNA ) yang meminta-minta sumbangan diamankan tim Intelijen Keimigrasian (Intelkim) Imigrasi Kelas II Non TPI Depok . Mereka adalah MFGM (28) warga Palestina dan MBM (42) warga Suriah. Keduanya adalah pemegang kartu UNHCR dengan status sebagai pengungsi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok Ruhiyat M Tholib mengatakan, keduanya diamankan di Masjid Adz Dzkri, Pesona Kahyangan, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok. Awalnya petugas menerima laporan dari warga yang kemudian ditindaklanjuti.

“Ada dua WNA yang melakukan kegiatan meminta-minta dengan dalih sumbangan untuk anak yatim di Palestina,” ujar Tholib, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Pandemi, Imigrasi Batam Tetap Awasi Perlintasan WNA)

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan bahan keterangan, dua WNA itu mengaku hasil sumbangan yang terkumpul dari kegiatan meminta-minta digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Dari dua WNA itu diamankan juga uang hasil donasi warga sekitar Rp3 juta. Tholib menegaskan WNA tidak diperkenankan mengutip donasi dengan alasan apapun karena menyalahi aturan keimigrasian.

“Bagi orang asing pemegang kartu UNHCR tidak diperbolehkan meminta-minta. Apalagi kedua orang yang kita amankan ini bermodus meminta-minta dengan menggunakan kardus bertuliskan bantuan anak yatim Palestina,” ujarnya.

Dua WNA itu berdomisili di Pondok Gede dan Tangerang. Keduanya menikah secara tidak resmi dengan perempuan Indonesia. “Untuk yang Suriah sudah menetap selama 10 tahun dan Palestina baru dua tahun dengan status nikah sirih dengan warga setempat,” ungkapnya. (Baca juga: Modus Pacaran di Media Sosial, WNA Afrika Kuras Uang Korban hingga Rp15,8 Miliar)

Mereka dikenakan Pasal 75 tentang ketertiban umum. “Tapi, untuk memberikan tindakan karena orang asing ini UNHCR kita akan koordinasi dengan masing-masing kedutaan,” kata Tholib.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apresiasi Penangkapan...
Apresiasi Penangkapan 321 WNA Sindikat Judi Online, Penasihat Ahli Kapolri: Sangat Meresahkan
KEDOK VISA KUNJUNGAN!...
KEDOK VISA KUNJUNGAN! Ratusan WNA Terlibat Penipuan Investasi Internasional
Polri Buru Aktor Utama...
Polri Buru Aktor Utama Sindikat Judol Internasional melalui Aliran Dana
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved