Pemkab Sumedang Siap Salurkan BLT Dana Desa Mulai 14 Mei
Selasa, 12 Mei 2020 - 14:09 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) dalam rangka penanganan dampak pandemi virus Corona (COVID-19). BLT yang diambilkan dari dana desa rencananya mulai disalurkan pada 14 Mei 2020.
“Prinsip penyalurannya adalah ketat, disiplin, dan tegas. Tidak boleh ada warga yang kelaparan sehingga setiap desa akan dibantu Rp5 juta dan beras 100 kilogram serta disiapkan dapur umum setiap hari selama wabah,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melalui video telekonferensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12/5/2020).
(Baca : Jumlah Penerima Bansos Provinsi Jabar Non-DTKS Capai 1.467.375 Keluarga)
Jumlah total dana desa di Kabupaten Sumedang sebesar Rp220 miliar yang akan disalurkan untuk 270 desa. Untuk BLT , hingga 11 Mei 2020 telah tersedia dana Rp60 miliar yang nantinya diberikan kepada 33.800 Kepala Keluarga (KK).
Pemkab Sumedang mencatat 216 desa yang telah melaporkan data warga melalui musyawarah desa. Saat ini, data tersebut sedang dipadankan Dinas Sosial berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sampai saat ini telah ada 77 desa yang telah terdata, dan sebanyak 66 desa di antaranya sudah mengusulkan BLT tahap kedua.
“Prinsip penyalurannya adalah ketat, disiplin, dan tegas. Tidak boleh ada warga yang kelaparan sehingga setiap desa akan dibantu Rp5 juta dan beras 100 kilogram serta disiapkan dapur umum setiap hari selama wabah,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melalui video telekonferensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12/5/2020).
(Baca : Jumlah Penerima Bansos Provinsi Jabar Non-DTKS Capai 1.467.375 Keluarga)
Jumlah total dana desa di Kabupaten Sumedang sebesar Rp220 miliar yang akan disalurkan untuk 270 desa. Untuk BLT , hingga 11 Mei 2020 telah tersedia dana Rp60 miliar yang nantinya diberikan kepada 33.800 Kepala Keluarga (KK).
Pemkab Sumedang mencatat 216 desa yang telah melaporkan data warga melalui musyawarah desa. Saat ini, data tersebut sedang dipadankan Dinas Sosial berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sampai saat ini telah ada 77 desa yang telah terdata, dan sebanyak 66 desa di antaranya sudah mengusulkan BLT tahap kedua.
Lihat Juga :