Cegah Tenaga Medis Terpapar Corona, ITB Kembangkan Alat Disinfeksi APD
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
“Keduanya menjadi alat yang efektif karena dapat membunuh virus dalam waktu hitungan mulai dari tujuh atau sepuluh detik sesuai kajiannya dalam disinfeksi mikroorganisme,” ujar Renni dikutip dari ITB .ac.id, Selasa (13/5/2020).
(Baca: Pertama di Indonesia, ITB Mulai Gunakan Ijazah Digital)
Secara teknis, tidak ada kontak langsug dengan manusia ketika alat berbasis ozon sebagai disinfektan ini digunakan. Karena hanya APD yang disterilkan, yaitu dalam kontainer tertutup rapat. Kabut ozon dipilih karena dalam konsentrasi yang tepat merupakan disinfektan aman bagi manusia tanpa residu. Ozone akan ditransformasikan kembali menjadi O2 (oksigen) dan tidak ada bahan habis (consumables) yang harus dibeli selama pemakaian.
Saat ini alat disinfeksi APD tersebut sudah sampai tahap purwarupa dan siap diluncurkan untuk diproduksi massal. ”Kami berharap alat kontainer pembersih dan sterilisasi APD ini menjadi alternatif solusi penyelesaian masalah perlindungan tenaga medis dan manajemen rumah sakit,” ujar Renni.
(Baca: Pertama di Indonesia, ITB Mulai Gunakan Ijazah Digital)
Secara teknis, tidak ada kontak langsug dengan manusia ketika alat berbasis ozon sebagai disinfektan ini digunakan. Karena hanya APD yang disterilkan, yaitu dalam kontainer tertutup rapat. Kabut ozon dipilih karena dalam konsentrasi yang tepat merupakan disinfektan aman bagi manusia tanpa residu. Ozone akan ditransformasikan kembali menjadi O2 (oksigen) dan tidak ada bahan habis (consumables) yang harus dibeli selama pemakaian.
Saat ini alat disinfeksi APD tersebut sudah sampai tahap purwarupa dan siap diluncurkan untuk diproduksi massal. ”Kami berharap alat kontainer pembersih dan sterilisasi APD ini menjadi alternatif solusi penyelesaian masalah perlindungan tenaga medis dan manajemen rumah sakit,” ujar Renni.
(muh)
Lihat Juga :