Wabah COVID-19, Ini Risiko Utama Pertumbuhan Ekonomi Jateng
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyebutkan, secara total ekspor luar negeri juga meningkat ditopang dari sektor migas yang berasal dari hilirisasi migas di Cilacap. Namun, ekspor luar negeri nonmigas yang jadi andalan Jawa Tengah mengalami penurunan dengan tumbuh -0,70% (yoy).
“Sejumlah komoditas ekspor yang menurun antara lain barang rajutan, kayu dan barang dari kayu, serat, dan mesin-mesin/ peralatan listrik,” sebutnya.
Soekowardojo menjelaskan, berdasarkan lapangan usaha utama, perlambatan pada triwulan I 2020 terjadi pada industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.
Sementara, penurunan kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT), kayu olahan, dan alas kaki terjadi akibat penurunan permintaan domestik maupun luar negeri.
“Karantina yang dilakukan sejumlah negara tujuan ekspor Jateng membuat beberapa permintaan menjadi tertunda. Kinerja industri pengolahan ini selanjutnya berdampak pada lapangan usaha perdagangan,” ungkapnya.
“Sejumlah komoditas ekspor yang menurun antara lain barang rajutan, kayu dan barang dari kayu, serat, dan mesin-mesin/ peralatan listrik,” sebutnya.
Soekowardojo menjelaskan, berdasarkan lapangan usaha utama, perlambatan pada triwulan I 2020 terjadi pada industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.
Sementara, penurunan kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT), kayu olahan, dan alas kaki terjadi akibat penurunan permintaan domestik maupun luar negeri.
“Karantina yang dilakukan sejumlah negara tujuan ekspor Jateng membuat beberapa permintaan menjadi tertunda. Kinerja industri pengolahan ini selanjutnya berdampak pada lapangan usaha perdagangan,” ungkapnya.
Lihat Juga :