Situbondo dan Lumajang Jadi Zona Merah COVID-19, Euforia Berlebihan Penyebab Utama

Kamis, 03 Desember 2020 - 07:26 WIB
loading...
Situbondo dan Lumajang...
Kasrem 083/BDJ, Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Akhmad Juni Toa (kanan) memaparkan pembinaan teritorial kepada media. Foto/Ist
A A A
MALANG - Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/BDJ, Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Akhmad Juni Toa menjelaskan perkembangan penanganan COVID-19 di dua wilayahnya menjadi zona merah yaitu di Lumajang dan Situbondo.

Ada beberapa penyebab terjadinya klaster COVID-19 . Bahkan, salah satu penyebab di Kabupaten Situbondo itu klaster pejabat.

"Tentu saat dilonggarkan PSBB dan bangga terhadap situasi zona kuning, mungkin euforia berlebihan sehingga aktivitas masyarakat diaktifkan kembali, pemerintah aktif kembali dengan program-program mungkin yang lain," kata Akhmad di Markas Korem 083/BDJ, Kodam V/Brawijaya, Malang, Jawa Timur, kemarin.

Di dua wilayah ini kondisinya belum membaik. Seperti di Lumajang peningkatan statusnya itu masih terjadi di beberapa sektor.

"Bahkan di klaster medis kemudian juga klaster pejabat ada, klaster masyarakat juga ada. Dan ini lebih kepada lintas klaster saya lihat, sehingga kemarin Pangdam V Brawijaya memimpin langsung. Mengendalikan langsung penerapan beberapa langkah untuk mengurangi dampak yang akan timbul meningkatnya angka COVID-19 di dua kabupaten itu," jelasnya.

Sementara Malang, lanjut Akhmad, secara keseluruhan masih merah di kabupaten. Aksi demo beberapa waktu lalu diduga menjadi pemicu kerumunan yang berdampak pada tingginya angka penularan COVID-19.

(Baca juga: Jelang Penentuan Bupati Lamongan, Artis Ibu Kota Blusukan ke Pasar Tradisional)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Rekomendasi
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Infografis
3 Penyebab Rezim Assad...
3 Penyebab Rezim Assad Runtuh Sekejap dan Mencengangkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved