Pegawai PPSDM Geominerba dan BDTBT Ikuti Diklat Pengenalan Geologi
Selasa, 12 Mei 2020 - 11:16 WIB
loading...
PPSDM Geominerba tak henti-hentinya mengembangkan sumber daya manusia sektor geologi, mineral, dan batubara. Foto/PPSDM Geoinerba
A
A
A
BANDUNG - PPSDM Geominerba tak henti-hentinya mengembangkan sumber daya manusia sektor geologi, mineral, dan batubara. Tak hanya fokus pada kualitas SDM di area pertambangan, kali ini giliran pegawai yang akan mendapatkan tambahan ilmu terkait kegeologian.
Adalah Diklat Pengenalan Geologi dan Pertambangan bagi pegawai non-teknis melalui media komunikasi yang diikuti oleh 42 peserta. Para peserta merupakan pegawai non-teknis PPSDM Geominerba dan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT). Diklat ini dibuka langsung oleh Kepala PPSDM Geominerba, Dwinugroho, Senin (11/5/2020) pagi, secara online.
“Saya berharap pandemi ini tidak menurunkan semangat kita, terutama yang berlatar belakang non teknis untuk terus berupaya mengembangkan pengetahuan guna memahami proses-proses bisnis yang terjadi di industri pertambangan,” kata Dwinugroho.
Menurut dia, pihaknya bersyukur, karena di tengah situasi COVID-19 tetap bisa mengembangkan diri untuk belajar terus, serta melakukan pengembangan diri. Seperti diketahui, kegiatan geologi dan pertambangan mempunyai kompleksitas risiko tinggi. (Baca juga; Tiga Diklat Persembahan PPSDM untuk Internal KESDM dan Mahasiswa )
Alhasil, pemahaman setiap aspek di dalamnya oleh setiap pegawai dalam satuan kerja pengembangan SDM geominerba sangatlah penting. Mulai dari eksplorasi hingga pasca-tambang.
Adalah Diklat Pengenalan Geologi dan Pertambangan bagi pegawai non-teknis melalui media komunikasi yang diikuti oleh 42 peserta. Para peserta merupakan pegawai non-teknis PPSDM Geominerba dan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT). Diklat ini dibuka langsung oleh Kepala PPSDM Geominerba, Dwinugroho, Senin (11/5/2020) pagi, secara online.
“Saya berharap pandemi ini tidak menurunkan semangat kita, terutama yang berlatar belakang non teknis untuk terus berupaya mengembangkan pengetahuan guna memahami proses-proses bisnis yang terjadi di industri pertambangan,” kata Dwinugroho.
Menurut dia, pihaknya bersyukur, karena di tengah situasi COVID-19 tetap bisa mengembangkan diri untuk belajar terus, serta melakukan pengembangan diri. Seperti diketahui, kegiatan geologi dan pertambangan mempunyai kompleksitas risiko tinggi. (Baca juga; Tiga Diklat Persembahan PPSDM untuk Internal KESDM dan Mahasiswa )
Alhasil, pemahaman setiap aspek di dalamnya oleh setiap pegawai dalam satuan kerja pengembangan SDM geominerba sangatlah penting. Mulai dari eksplorasi hingga pasca-tambang.
Lihat Juga :