Menaker: Gubernur Diminta Memastikan Perusahaan Membayar THR
Selasa, 12 Mei 2020 - 10:00 WIB
loading...
Menaker Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha untuk membayarkan THR Keagamaan tepat waktu. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta para pengusaha membayarkan tunjangan hari raya (THR) jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tepat waktu.
"THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Dia melanjutkan THR Keagamaan sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan.
Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tepat waktu.
"THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Dia melanjutkan THR Keagamaan sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan.
Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
Lihat Juga :