Disdik Sulsel Siapkan Skenario Atasi Kekurangan Guru di SMA/SMK
Selasa, 01 Desember 2020 - 07:29 WIB
loading...
Disdik menyiapkan skenario untuk mengatasi kekurangan guru di Sulsel. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel tengah menyiapkan skenario pembelajaran untuk mengatasi kekurangan guru berstatus PNS , khususnya pada jenjang satuan pendidikan SMA/SMK/SLB di Sulsel.
Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri tak menampik kelangkaan guru berstatus PNS saat ini. Kebutuhannya mendesak untuk dipenuhi, sementara perekrutan atau pengangkatan guru prosesnya panjang.
"Kita masih kekurangan guru nih. Kalau kita mau pengangkatan guru itukan bukan proses gampang," sebut Jufri ketika ditemui di acara peringatan hari guru nasional tahun 2020 tingkat Sulsel di Hotel Gammara Makassar, Senin (30/11/2020).
Baca juga: Ini Masukan Dewan Pendidikan untuk Perbaikan Pendidikan di Sulsel
Dia mengaku, saat ini pihaknya tengah menyiapkan salah satu solusi alternatif mengisi kebutuhan guru di sekolah. Skenarionya, satu orang guru bisa mengajar siswa dari sekolah lain. Tapi dengan kondisi, siswa dari sekolah yang berbeda memiliki tingkatan kelas yang sama, dan jadwal mata pelajaran yang akan diajarkan juga sama. Dengan begitu, para siswa tersebut bisa digabung dalam satu kelas atau sekolah.
Kepala Disdik Sulsel , Muhammad Jufri tak menampik kelangkaan guru berstatus PNS saat ini. Kebutuhannya mendesak untuk dipenuhi, sementara perekrutan atau pengangkatan guru prosesnya panjang.
"Kita masih kekurangan guru nih. Kalau kita mau pengangkatan guru itukan bukan proses gampang," sebut Jufri ketika ditemui di acara peringatan hari guru nasional tahun 2020 tingkat Sulsel di Hotel Gammara Makassar, Senin (30/11/2020).
Baca juga: Ini Masukan Dewan Pendidikan untuk Perbaikan Pendidikan di Sulsel
Dia mengaku, saat ini pihaknya tengah menyiapkan salah satu solusi alternatif mengisi kebutuhan guru di sekolah. Skenarionya, satu orang guru bisa mengajar siswa dari sekolah lain. Tapi dengan kondisi, siswa dari sekolah yang berbeda memiliki tingkatan kelas yang sama, dan jadwal mata pelajaran yang akan diajarkan juga sama. Dengan begitu, para siswa tersebut bisa digabung dalam satu kelas atau sekolah.
Lihat Juga :