Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Hujan Debu Vulkanik dan Kerikil Menyebar ke Lewoleba

loading...
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Hujan Debu Vulkanik dan Kerikil Menyebar ke Lewoleba
Erupsi Gunung Ile Lewotolok menyebabkan debu vulkanik dan bebatuan menyelimuti dua kecamatan di kabupaten Lembata yaitu Ile Ape dan Ile Ape Timur. Warga pun mengungsi ke Kota Lewoleba. Foto/iNews TV/Joni Nura
LEMBATA - Erupsi Gunung Ile Lewotolok menyebabkan debu vulkanik dan bebatuan menyelimuti dua kecamatan di kabupaten Lembata yaitu Ile Ape dan Ile Ape Timur, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) . Warga dua kecamatan tersebut dievakuasi dan mengevakuasi diri secara mandiri ke Kota Lewoleba.

Debu disertai hujan kerikil, masih terjadi hingga saat ini di beberapa desa, seperti Desa Bungamuda, Lamawara, Lamagute, Amakaka, Tanjung Batu dan Waowala.

(Baca juga: Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu 4.000 Meter)

Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, meminta agar masyarakat setempat untuk tidak panik dan menggunakan masker serta penutup kepala untuk melindungi diri. BPBD Kabupaten Lembata bersama TNI dan Polri sedang melakukan evakuasi terhadap warga untuk dibawa ke tempat pengungsian di halaman rumah jabatan Bupati Lembata.

(Baca juga: Gunung Ile Lewotolok Meletus, Warga 2 Kecamatan Mulai Ngungsi)



Debu vulkanik di Kota Lewoleba mulai meningkat hingga terlihat seperti hujan. Pasalnya tiupan angin mulai mengarah ke arah barat termasuk ke pusat ibu kota. “Sudah mulai terasa bau belerang dan debu. Sangat menyengat. Kami diminta Pemda untuk tidak keluar rumah dan tetap gunakan masker," kata Angel, salah seorang warga Lewoleba.

(Baca juga: Jumat Pagi Gunung Ili Lewolotok Erupsi, Ada Kolom Abu Setinggi 500 Meter)

Akibat hujan abu, jarak pandang bagi kendaran menjadi sangat terganggu, masyarakat di minta untuk selalu hati-hati bila sedang berada dalam perjalanan ke tempat pengungsian atau ke rumah sanak keluarga yang berada di Lewoleba.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top