Kronologi Pembunuhan 1 Keluarga di Sigi Oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur
Sabtu, 28 November 2020 - 11:38 WIB
loading...
Satu keluarga di Desa Lemban Tongoa, Palolo, Sigi, Sulawesi Tengah, diduga dibunuh oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pada Jumat pagi (27/11/2020). Foto Satgas Tinombala/Dok SINDOnews
A
A
A
SIGI - Satu keluarga yang terdiri dari empat orang di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi , Sulawesi Tengah, diduga dibunuh oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pada Jumat pagi (27/11/2020) sekitar pukul 09.00 Wita.
Keempat korban yang dibunuh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Yasa alias Yata sebagai kepala rumah tangga, Pinu, Nata alias Papa Jana alias Naka dan Pedi.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, pembunuhan terhadap satu keluarga di Sigi Sulteng diduga dilakukan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur. Hal ini berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dengan dicocokan dengan gambar DPO MIT.
(Baca: Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Habisi 1 Keluarga di Sigi Sulteng)
"Keempat korban merupakan satu keluarga yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh para pelaku dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora. Sementara Ney istri Yata masih dalam keadaan hidup," kata Kombes Pol Didik Supranoto yang dihubungi SINDOnews, Sabtu (28/11/2020).
Berikut kronologi yang berhasil dihimpun redaksi SINDOnews, pada Jumat 27 November 2020 sekitar pukul 07.30 Wita, terlihat oleh saksi Ney alias Nei ada sekitar 10 orang kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur mendatangi rumah milik Naka alias Papa Jana yang ada di Trans levonu Dusun 5 Tokelemo Desa Lembatangoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.
(Baca: Usai Tembak Mati 2 Anggota Mujahidin Indonesia Timur, Satgas Tinombala Buru 11 DPO Lainnya)
Keempat korban yang dibunuh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Yasa alias Yata sebagai kepala rumah tangga, Pinu, Nata alias Papa Jana alias Naka dan Pedi.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, pembunuhan terhadap satu keluarga di Sigi Sulteng diduga dilakukan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur. Hal ini berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dengan dicocokan dengan gambar DPO MIT.
(Baca: Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Habisi 1 Keluarga di Sigi Sulteng)
"Keempat korban merupakan satu keluarga yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh para pelaku dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora. Sementara Ney istri Yata masih dalam keadaan hidup," kata Kombes Pol Didik Supranoto yang dihubungi SINDOnews, Sabtu (28/11/2020).
Berikut kronologi yang berhasil dihimpun redaksi SINDOnews, pada Jumat 27 November 2020 sekitar pukul 07.30 Wita, terlihat oleh saksi Ney alias Nei ada sekitar 10 orang kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur mendatangi rumah milik Naka alias Papa Jana yang ada di Trans levonu Dusun 5 Tokelemo Desa Lembatangoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.
(Baca: Usai Tembak Mati 2 Anggota Mujahidin Indonesia Timur, Satgas Tinombala Buru 11 DPO Lainnya)
Lihat Juga :