Putra Daerah, Kapolda Jatim Temui KH Marzuqi Mustamar di Ponpes Sabilurrosyad
Jum'at, 27 November 2020 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Nico berharap sinergitas antara TNI/ Polri, pemerintah daerah serta ulama sebagai bagian penting dalam tugas ke depan. Dia juga meminta dukungan dan masukan. Secara khusus Kapolda mengintruksikan kepada seluruh Kapolres jajarannya untuk senantiasa sinergi dengan para ulama di Jatim.

Terkait dengan Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di Jatim, Kapolda meminta doa agar di Jatim bisa berjalan kondusif dan aman. "Saya memohon doa restu agar pengamanan pilkada bisa berjalan aman dan konfusif. Selain itu, sebagai orang baru, pemimpin baru sebagai Kapolda Jatim, siap menerima masukan dari para ulama di Jatim. Serta mohon dukungan agar bisa menjaga Jatim aman dan kondusif," tandasnya.
Sementara itu, KH Marzuqi Mustamar menyebutkan, Jatim harus aman dan konfusif, dengan kedekatan kultural, seperti silaturahim kepada para ulama di Jatim maupun tokoh - tokoh agama, karena di bawah ulama itu ada umat, serta jamaah.
Marzuki berpesan kepada Kapolda agar bisa menjaga Jatim aman dan kondusif. Terlebih ada pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Sementara kepada warga Jatim, apapun yang menjadi keputusan Kapolri harus diterima dan didukung, karena sudah pasti sesuai dengan proses yang matang dan legal. Ia yakin Polri pasti berbuat yang terbaik bagi masyarakat warga Jatim.
"Kedatangan Kapolda Jatim melakukan silaturahmi ini sebagai bentuk kedekatan kultural. Kedekatan ini bisa membawa dampak positif untuk menjaga Jatim aman dan kondusif," katanya.

Terkait dengan Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di Jatim, Kapolda meminta doa agar di Jatim bisa berjalan kondusif dan aman. "Saya memohon doa restu agar pengamanan pilkada bisa berjalan aman dan konfusif. Selain itu, sebagai orang baru, pemimpin baru sebagai Kapolda Jatim, siap menerima masukan dari para ulama di Jatim. Serta mohon dukungan agar bisa menjaga Jatim aman dan kondusif," tandasnya.
Sementara itu, KH Marzuqi Mustamar menyebutkan, Jatim harus aman dan konfusif, dengan kedekatan kultural, seperti silaturahim kepada para ulama di Jatim maupun tokoh - tokoh agama, karena di bawah ulama itu ada umat, serta jamaah.
Marzuki berpesan kepada Kapolda agar bisa menjaga Jatim aman dan kondusif. Terlebih ada pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Sementara kepada warga Jatim, apapun yang menjadi keputusan Kapolri harus diterima dan didukung, karena sudah pasti sesuai dengan proses yang matang dan legal. Ia yakin Polri pasti berbuat yang terbaik bagi masyarakat warga Jatim.
"Kedatangan Kapolda Jatim melakukan silaturahmi ini sebagai bentuk kedekatan kultural. Kedekatan ini bisa membawa dampak positif untuk menjaga Jatim aman dan kondusif," katanya.
(shf)
Lihat Juga :