Tragis, Usai Nyanyi Karaoke dengan Tamu, Pemandu Lagu Tewas Dibantai Suami

loading...
Tragis, Usai Nyanyi Karaoke dengan Tamu, Pemandu Lagu Tewas Dibantai Suami
Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka menunjukkan barang bukti pembunuhan yang dilakukan tersangka Dedi Kurniawan terhadap istrinya. Foto/iNews TV/Suryono Sukarno
BATANG - Dedi Kurniawan, warga Desa Kemiri, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang , Jateng tega menganiaya dan menghabisi istrinya, Rena Yulianingsih. Setelah tewas, pelaku dan kedua temannya, DS serta MF membuat rekayasa seolah-olah istrinya meninggal karena kecelakaan.

"Saya cemburu karena dia (istri) masih menyanyi di karaoke dengan orang lain. Padahal sudah janjiau berhenti jadi PL (pemandu lagu)," katanya. Dia mengaku emosi tapi tidak berniat membunuh sang istri.

(Baca juga: Sadis, Suami di Sukabumi Bunuh Istrinya Secara Brutal Gara-gara Tak Mau Urus Cerai)

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan, peristiwa itu terungkap karena ada kejanggalan laporan kecelakaan dari para tersangka. Terungkapnya kejadian itu saat Sabtu (21/11/2020) pukul 06.00 WIB para tersangka datang ke Polsek Limpung.



(Baca juga: Suami Tega Aniaya Istri hingga Tewas di Tempat Tidur)

Mereka melaporkan kecelakaan dan korban sudah berada di RSU Limpung, Kabupaten Batang. Selanjutnya petugas piket jaga Polsek Limpung dan petugas Laka Satlantas Polres Batang melakukan pengecekan dan olah TKP serta cek korban lakalantas.

Namun setelah dilakukan pengecekan ternyata petugas curiga dengan keterangan para tersangka. "Petugas polsek dan lakalantas berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Batang tentang laporan dari para tersangka," jelasnya.



Akhirnya Satreskrim Polres Batang berhasil mendapatkan keterangan bahwa ada penganiayaan pada korban. Kronologis kejadian, pada Sabtu (21/11/2020) sekitar pukul 02.00, Dedi menyuruh 2 tersangka untuk menjemputnya.

Selanjutnya Dedi dan 2 tersangka menuju ke kamar kos korban. Dedi masuk ke kamar kos "Saat masuk ke dalam kamar, korban sedang bermain handphone. Tersangka langsung merebut handphone korban setelah melihat semua isi chat," jelasnya.

Emosi, korban pun mematahkan ponsel korban kemudian dibuang ke tempat sampah di luar. Lalu, Dedi melakukan penganiayaan berulang kali, hingga empat kali. Tersangka memukul kepala korban menggunakan tangan kanan yang mengepal sebanyak tiga kali di atas springbed.

Masing-masing mengenai pelipis korban sebelah kiri sebanyak sekali dan memukul bagian belakang sebelah kiri sebanyak dua kali. Lalu menginjak korban di bagian tulang rusuk atau iga serta penganiayaan lainnya hingga korban tewas.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top