Kisah Kali Gowang, Ki Ageng Giring Menahan Diri Tak Dapat Wahyu Keraton Mataram

Jum'at, 27 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Kali Gowang, Ki...
Kali Nyamat yang berganti nama menjadi Kali Gowang di Gunungkidul, tempat Ki Ageng Giring bertapa memendam kesedihan. Foto/SINDOnews/Suharjono
A A A
Sejarah Keraton Mataram, Yogyakarta tidak bisa lepas dari Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan. Dua sosok inilah yang sebenarnya sama-sama menerima wahyu Keraton tersebut. Ki Ageng Pemanahan menerima wahyu saat bertapa di Kembang Lampir. Sedangkan Ki Ageng Giring mendapatkan wahyu yang sama. Sebuah wahyu yang berada di air kelapa muda yang bernama gagak emprit yang dimiliki Ki Ageng Giring.

Begitu menerima wahyu, Ki Ageng Giring berusaha mandi terlebih dahulu di Kali Nyamat yang kemudian berganti menjadi Kali Gowang. Sungai iniberada di Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul , DIY. (Baca juga: Misteri Pusaka-pusaka Kerajaan Mataram yang Dibuat dari Batu Meteor)

Dengan perasan senang Ki Ageng Giring berusaha mandi sangat bersih dan berharap bisa minum air kelapa muda gagak emprit yang ditaruhnya di dapur rumah. (Baca juga: Kisah Tongggak Kayu Jati Penyangga Benteng Pendem, Diguncang Gempa Tetap Utuh)

Sesampai di rumah diapun senang karena sahabatnya Ki Ageng Pemanahan datang berkunjung. Namun dia kaget ketika Ki Ageng Pemanahan bercerita karena rumah kosong dan dia haus akhirnya dia minum air kelapa muda di dapur rumah tersebut.

Rasa kecewa tidak bisa disimpannya. Namun dia sadar bahwa sahabatnya yang justru mendapatkan wahyu untuk menurunkan raja Mataram yang kemudian lahirlah Danang Sutawijaya alias Penembahan Senapati menjadi Raja Mataram pertama.

Kepada Ki Ageng Pemanahan, Ki Ageng Giring mengaku legawa. Namun ada permintaan untuk anak keturunannya juga bisa menjadi raja. Akhirnya keduanya sepakat setelah keturunan ketujuh, keturunan Ki Ageng Giring bisa menjadi raja Mataram.

Dalam keadaan sedih, KI Ageng Giring kembali ke Kali Nyamat. Hatinya benar-benar sedih dan gowang (terluka). Dia kemudian bertapa di Kali tersebut. Bahkan tetesan air matanya membuat bebatuan berlubang.

Menurut tokoh Budaya Gunungkidul, Dwijo Winarto, kali tersebut menjadi Kali Gowang karena menggambarkan suasana hati Ki Ageng Giring. "Jadi menggambarkan kesedihan yang dalam sehingga menjadi Kali gowang," ungkapnya.

Hingga saat ini warga percaya bahwa Kali Gowang memeikio banyak cerita mistis. Seringkali warga bermunajat di sungai baik dengan ritual kejawen maupun lainnya. Mulai dari duduk di delta Watu Dakon hingga mandi di aliran Kali Gowang. "Ini bagian dari budaya sehingga ada yang percaya dengan kelebihan mandi di Kali Gowang ini bisa menentramkan hati," katanya.

Sumiran, warga Gunungkidul mengungkapkan, banyak warga yang malam hari datang ke Kali Gowang. Mereka mengaku terkabul permintaanya setelah berdiam diri di sungai yang airnya tidak pernah kering tersebut. "Biasanya malam Selasa atau malam Jumat, ada beberapa pengunjung untuk sekedar menghabiskan malam hingga dini hari atau juga melakukan ritual sesaji bunga," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Makna Filosofi Legiun...
Makna Filosofi Legiun Mangkunegaran dalam Jamuan Royal Dinner 2026
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Riwayat Pendidikan Gusti...
Riwayat Pendidikan Gusti Purbaya, Resmi Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV
PLN EPI dan Keraton...
PLN EPI dan Keraton Yogya Dukung Penguatan Ekonomi Hijau di Gunungkidul
Penjelasan Lembaga Dewan...
Penjelasan Lembaga Dewan Adat Keraton Solo soal Sosok Dani Nur Adiningrat
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved