Antisipasi Kekosongan Jabatan, Disdik Jabar Jaring Ribuan Bakal Calon Kepala Sekolah

Selasa, 24 November 2020 - 10:06 WIB
loading...
Antisipasi Kekosongan...
Foto ilustrasi penjaringan bakal calon kepala sekolah. Dok/Disdik Jabar
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menjaring ribuan bakal calon kepala sekolah tingkat SMA dan SMK untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang tersebar di Provinsi Jabar.

Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menyebutkan, tercatat 1.664 guru sudah mendaftar pada 17 November 2020 lalu, sebanyak 1.099 guru di antaranya dinyatakan telah melengkapi syarat administrasi pencalonan.

Para bakal calon kepala sekolah yang telah melengkapi syarat administrasi tersebut kemudian menjalani penilaian secara ketat selama tiga hari pada 18-20 November 2020 lalu.

Setiap hari, penilaian dilakukan terhadap 350 guru secara virtual oleh pengawas dari akademisi. "Assesment ini mencakup penilaian komprehensif yang meliputi kompetensi, perilaku, dan cara pemecahan masalah," ujar Dedi di Bandung, Selasa (24/11/2020).

Menurut Dedi, berdasarkan hasil penilaian tersebut, jumlah bakal calon kepala sekolah akan dikerucutkan menjadi 560 orang.

Mereka yang dinyatakan lolos penilain pun diwajibkan melengkapi persyaratan lainnya, yakni surat rekomendasi dari kepala sekolah untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

"Setelah itu, mereka akan dikerucutkan lagi menjadi 280 orang. Nah, 280 orang ini akan kita kirim ke Solo, Jawa Tengah untuk mengikuti tes substansi di LPPKS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Sekolah), awal 2021 mendatang," terangnya.

Menurut Dedi, tes substansi di LPPKS menjadi tahapan akhir bagi bakal calon kepala sekolah sebelum dinyatakan lolos menjadi calon kepala sekolah.

Karenanya, jumlah bakal calon kepala sekolah tersebut belum dapat dipastikan tetap atau berkurang.

"Dari 280 orang tersebut, apakah lulus semua atau berapa persennya, nah itu yang akan menjalani diklat (pendidikan dan latihan) calon kepala sekolah selama tiga bulan. Setelah lulus, mereka dinyatakan sebagai calon kepala sekolah dan LPPKS nantinya akan mengeluarkan NUKS (nomor urut kepala sekolah)," paparnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, penjaringan calon kepala sekolah dilakukan sebagai upaya persiapan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di Jabar, 2021 mendatang.

Dia menyebutkan, pada 2021 nanti, Jabar bakal menghadapi kekosongan 213 jabatan kepala sekolah menyusul adanya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun hingga yang berurusan dengan hukum.

"Historinya, kita ini ada 213 jabatan kepala sekolah yang akan kosong sampai dengan akhir 2021, makanya kita harus menyiapkan lewat penjaringan bakal calon kepala sekolah," katanya. (Baca juga: Disebut Terus Naik, Pemkot Klaim Bandung Masih Zona Orange)

Pihaknya berharap, calon kepala sekolah yang terpilih nanti memiliki jiwa profesional dan mampu membuat inovasi, termasuk pemecahan berbagai permasalahan di sekolah.

Sehingga, kata Dedi, berbagai program yang diusung Disdik Jabar, salah satunya program Sekolah Juara mampu dijalankan dengan baik oleh para calon kepala sekolah terpilih nanti. (Baca juga: Habib Bahar Tolak Pemeriksaan, Berkas Kasus Penganiayaan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan)

"Selain itu, secara perilaku, mereka juga diakui oleh guru-guru, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang mereka pimpin," tandasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Survei Bakal Calon Presiden:...
Survei Bakal Calon Presiden: Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved