Survei Lab Sospol FISIP UMSU Terkait Pilkada Medan di Masa Pandemi
Senin, 23 November 2020 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa dosen FISIP yang ikut menjadi analis dan pelaksana survei adalah DR Rudianto (Dosen Ilmu Komunikasi/WR 3 UMSU); DR Arifin Saleh (Dekan FISIP UMSU ): Abrar Adhani, Akhyar Anshori, Faisal Hamzah Lubis, dan Sigit Hardiyanto.
Menurut Sigit, beberapa temuan survei yang menarik adalah sebanyak 50,3% responden menyatakan akan hadir ke TPS dengan mempertimbangkan keamanan dan protokol kesehatan yang disiapkan penyelenggara. Sebanyak 87,7% Responden menyatakan bahwa upaya mengurangi penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Kemudian, sebanyak 58,3% Responden menyatakan Pilkada harus tetap dilaksanakan meskipun kondisi Pandemi Covid-19.
"Meski demikian, dalam wawancara lanjutan, banyak responden berharap KPU Medan sebagai penyelenggara bisa menjamin protokol kesehatan saat mencoblos di TPS dengan menyediakan sarana yang dibutuhkan agar terhindar dari wabah Covid-19 ," jelasnya.
Di sisi lain, meski sebagian besar masyarakat tidak percaya bahwa Pilkada 9 Desember 2020 akan memunculkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19 . Tetapi mereka tetap berharap semua pihak mematuhi protokol kesehatan dan KPU Medan tetap memberikan dan menyampaikan adanya jaminan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat sehingga pemillih tidak ragu untuk datang ke TPS. (Baca Juga: Pilkada Medan, KPU: Surat Suara yang Gelap Dipastikan Tidak Akan Digunakan di TPS )
Menurut Sigit, beberapa temuan survei yang menarik adalah sebanyak 50,3% responden menyatakan akan hadir ke TPS dengan mempertimbangkan keamanan dan protokol kesehatan yang disiapkan penyelenggara. Sebanyak 87,7% Responden menyatakan bahwa upaya mengurangi penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Kemudian, sebanyak 58,3% Responden menyatakan Pilkada harus tetap dilaksanakan meskipun kondisi Pandemi Covid-19.
"Meski demikian, dalam wawancara lanjutan, banyak responden berharap KPU Medan sebagai penyelenggara bisa menjamin protokol kesehatan saat mencoblos di TPS dengan menyediakan sarana yang dibutuhkan agar terhindar dari wabah Covid-19 ," jelasnya.
Di sisi lain, meski sebagian besar masyarakat tidak percaya bahwa Pilkada 9 Desember 2020 akan memunculkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19 . Tetapi mereka tetap berharap semua pihak mematuhi protokol kesehatan dan KPU Medan tetap memberikan dan menyampaikan adanya jaminan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat sehingga pemillih tidak ragu untuk datang ke TPS. (Baca Juga: Pilkada Medan, KPU: Surat Suara yang Gelap Dipastikan Tidak Akan Digunakan di TPS )
(rhs)
Lihat Juga :