Belum Dapat Kepastian, Kemenag Hentikan Persiapan Haji 2020 di Saudi
Senin, 11 Mei 2020 - 14:01 WIB
loading...
Kemenag menghentikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2020 M/1441 H di Arab Saudi meski, sebagian persiapan dilakukan di sana maupun di dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama resmi menghentikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2020 M/1441 H di Arab Saudi meskipun sebagian persiapan telah dilakukan di sana maupun di dalam negeri.
Hal ini dilakukan lantaran Kemenag belum mendapatkan kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait ibadah haji di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, yang berimbas pada kesepakatan harga.
Informasi ini disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR membahas tindak lanjut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020 M/1441 H secara virtual, Senin (11/5/2020).
"Pertama, penyelenggaraan ibadah haji di Saudi Arabia ini terdapat akomodasi di Madinah saat ini ada 86 hotel, penyediaan akomodasi di Madinah belum dapat dilanjutkan karena belum mendapatkan jadwal penerbangan. Progress penyediaan akomodasi di Mekkah, jumlah akomodasi 182, akomodasi cadangan 4 hotel dengan kapasitas 1990, persentase 99,38 persen," papar Zainut.
Kemudian, Zainut melanjutkan, penyediaan konsumsi jamaah haji sudah selesai pada tahapan peserta yang lolos verifikasi dokumen. Untuk konsumsi, total ada 71 perusahaan dan sudah ada kesepakatan harga. (BACA JUGA: RSUD Padang Panjang Ditutup, Separuh Lebih Tenaga Medisnya Positif COVID-19)
Hal ini dilakukan lantaran Kemenag belum mendapatkan kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait ibadah haji di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, yang berimbas pada kesepakatan harga.
Informasi ini disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR membahas tindak lanjut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020 M/1441 H secara virtual, Senin (11/5/2020).
"Pertama, penyelenggaraan ibadah haji di Saudi Arabia ini terdapat akomodasi di Madinah saat ini ada 86 hotel, penyediaan akomodasi di Madinah belum dapat dilanjutkan karena belum mendapatkan jadwal penerbangan. Progress penyediaan akomodasi di Mekkah, jumlah akomodasi 182, akomodasi cadangan 4 hotel dengan kapasitas 1990, persentase 99,38 persen," papar Zainut.
Kemudian, Zainut melanjutkan, penyediaan konsumsi jamaah haji sudah selesai pada tahapan peserta yang lolos verifikasi dokumen. Untuk konsumsi, total ada 71 perusahaan dan sudah ada kesepakatan harga. (BACA JUGA: RSUD Padang Panjang Ditutup, Separuh Lebih Tenaga Medisnya Positif COVID-19)
Lihat Juga :