2 Penambang Emas Asal Tasikmalaya Terkubur di Kedalaman 65 Meter, Keluarga Gelar Tahlil
Senin, 23 November 2020 - 16:27 WIB
loading...
Tetangga Yuda dan Reza, dua penambang emas yang tertimbun longsor di Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, mengikuti tahlil di rumah duka. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Keluarga Yuda dan Reza, dua penambang emas warga Tasikmalaya , yang tertimbun di dalam lubang tambang sedalam 65 meter di Sungai Seribu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawarngin Barat, Kalimantan Tengah, sudah bisa menerima musibah yang menimpa kedua anaknya sebagai takdir. (Baca juga: Tangis Ibunda Yuda dan Reza Pecah, 2 Putra Tercintanya Tertimbun Tambang Emas )
Saat ini pihak keluarga penambang emas ini sudah empat hari menggelar tahlilan atau doa bersama, untuk mendoakan kedua anaknya yang dipastikan sudah meninggal dunia. Jenazah Yuda sudah ditemukan dan dimakamkan, sementara Reza belum ditemukan.
Tahlillan tersebut, digelar di rumah sederhana keluarga Yuda dan Reza, dan diikuti oleh warga di Kampung Nanggerang, Desa Mulyasari, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya , Jawa Barat.
Sejak menerima kabar dari lokasi penambangan emas tempat anaknya bekerja, Uun Fatmawati masih terlihat terpukul, dan lebih banyak berdiam diri. Dia memang sudah menerima musibah tersebut sebagai takdir, namun kehilangan dua anak kesayangannya, menjadi pukulan batin yang memilukan baginya. (Baca juga: Keluarga Korban Histeris, Tuntut Pembunuh Janda Kembang Dihukum Mati )
Saat ini pihak keluarga penambang emas ini sudah empat hari menggelar tahlilan atau doa bersama, untuk mendoakan kedua anaknya yang dipastikan sudah meninggal dunia. Jenazah Yuda sudah ditemukan dan dimakamkan, sementara Reza belum ditemukan.
Tahlillan tersebut, digelar di rumah sederhana keluarga Yuda dan Reza, dan diikuti oleh warga di Kampung Nanggerang, Desa Mulyasari, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya , Jawa Barat.
Sejak menerima kabar dari lokasi penambangan emas tempat anaknya bekerja, Uun Fatmawati masih terlihat terpukul, dan lebih banyak berdiam diri. Dia memang sudah menerima musibah tersebut sebagai takdir, namun kehilangan dua anak kesayangannya, menjadi pukulan batin yang memilukan baginya. (Baca juga: Keluarga Korban Histeris, Tuntut Pembunuh Janda Kembang Dihukum Mati )
Lihat Juga :