Bongkar Pabrik Sabu di Lombok Timur, Polisi Amankan Belasan Orang

Minggu, 22 November 2020 - 18:39 WIB
loading...
Bongkar Pabrik Sabu...
Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombespol Helmi Kwarta Kusuma Putra, saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: iNews/Harikasidi
A A A
MATARAM - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil membongkar pabrik sabu di daerah tersebut. Hasilnya, belasan tersangka diamankan beserta barang bukti sabu seberat 30 gram dalam penggerebekan di dua lokasi.

Penggerebekan itu dilakukan setelah mendapat laporan masyarakat akan adanya kegiatan mencurigkan dari para tersangka. Tim yang bergerak cepat langsung menuju TKP pertama di daerah Pancor Kecamatan Selong. Dari situ, polisi mendapati delapan orang yang di duga menjadi pengedar sabu. (Baca Juga: Polres Mojokerto Bongkar Pabrik Sabu Rumahan yang Dioperasikan Bandar)
Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombespol Helmi Kwarta Kusuma Putra mengungkapkan, dari keterangan tersangka di TKP pertama, polisi kembali bergerak menuju ke TKP ke dua yang ada di D0esa Priggesele, Kecamatan Pringgesele, Kabupaten Lombok Timur.

“Dari situ, kami menangkap seorang pria yang dipanggil ustadz, setelah dilakukan penggeledahan di salah satu ruangan rumah milik ustadz, polisi menemukan ruangan khusus tempat pembuatan sabu,” bebernya. (Baca Juga: Protes Hasil Tender Proyek Jalan BIL Mandalika Tiga, Puluhan Anggota LSM Demo BP2JK)

Selain mengamankan sabu seberat 30 gram di dalam klip plastic, bong atau alat hisab sabu, polisi juga mengamankan uang tunai, Rp9 Juta hasil penjualan sabu. Pihaknya menyebutkan, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan terhadap para tersangka pabrik sabu yang ada di Lombok Timur, dikendalikan oleh seorang ustads dengan bigbos yang dipanggilJendral Yusuf. “Dia itu merupakan narapadinan kasus narkoba dan sedang berada di dalam sel tahanan Lapas Mataram,” katanya.

Dari keterangan sang jendral, bahan baku sabu di datangkan dari Malaysia dan bisnis pabrik sabu rumahan baru dijalankansebulan, dengan menjanjikanupah seratus juta kepada ustadz. Sementara itu, Kalapas Mataram, Susanni mengaku sudah berusaha maksimal agar para napi tidak bisa lagi menggunakan dan mengendalikan narkoba di lapas, namun diakui, selalu saja ada cela dan akal-akalan napi untuk melakukannya.

“Kami selalu berusaha agar itu tidak terjadi, tapi mereka selalu dapat cela dan akal untuk berbuat demikian, meski demikian kami selalu rutin melakukan rasia di lapas, agar kejadian seperti itu tidak terulang,” katanya. (Baca Juga: Ditresnarkoba Sergap Lima Tersangka TO Kasus Narkoba)

Para tersangka yang digerebek di dua TKP berbeda di Kabupaten Lombok Timurterancam hukuman mati atau seumur hidup karena terbukti, memiliki, menguasi dan mengedarkan sabu. Peran serta semua elemen masyarakat untuk melawan predaran sabu sangat diharapkan karena kondisi NTB disebut dalam masa gawat narkoba.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Patroli Dini Hari di...
Patroli Dini Hari di Jakarta Pusat, Polisi Sita Sabu, Ganja, hingga Tramadol
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
Bareskrim Gerebek New...
Bareskrim Gerebek New Zone, Penasihat Ahli Kapolri: Tekan Peredaran Narkoba di Sumut
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved