Kemenkumham Sulsel: Kalau Ada Petugas Terlibat Narkoba Kita Sikat
Sabtu, 21 November 2020 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan, napi kasus narkoba di rutan dan lapas di Sulsel bermacam-macam golongan. Ada yang masuk dengan status pengedar kecil-kecilan, sedang, besar, sampai bandar. Pun dengan kategori pemakai pemula sampai berat. Walhasil, ketika dikerangkeng para napi ini tak langsung berhenti dari kecanduan.
"Makanya berusaha untuk menyelundupkan narkoba ke dalam rutan atau lapas. Kalau pun taubat itu karena kapok. Kecenderungannya begitu yang masuk pasti mau pakai lagi, yang pengedar atau bandar nyari cara biar bisnisnya lanjut. Otaknya akan berjalan," tutur Taufiqurrahman
Menurut dia, napi narkoba terlebih status pengedar dan bandar acapkali mencari cela untuk menyelundupkan narkoba dari luar ke dalam rutan ataupun lapas. Namun Taufiqurrahman mengklaim pengawasan sudah dilakukan maksimal. Penggeledahan barang maupun orang di pintu masuk dan keluar rutin dilakukan.
"Pegawai bahkan kita geledah. Tapi bagaimana pun manusia tidak luput dari kecolongan. Kelengahan. Apalagi sampai ada petugas yang berkhianat. Selama ini ketika kita sudah beberapa kali gagalkan penyelundupan ke dalam rutan. Itu rata-rata barang bawaan pengunjung," ungkap Taufiqurrahman. (Baca Juga: Polisi Amankan 2 Warga Tomoni yang Diduga Pengedar Sabu)
Faktor lain yang membuat kondisi tersebut terjadi disebutkan Taufiqurrahman, karena napi lapas dan rutan mendominasi ketimbang petugas. Apalagi jumlah napi dalam kasus narkoba yang ditampung di lapas dan rutan di Sulsel jauh lebih mendominasi ketimbang napi dalam kasus lainnya.
"Makanya berusaha untuk menyelundupkan narkoba ke dalam rutan atau lapas. Kalau pun taubat itu karena kapok. Kecenderungannya begitu yang masuk pasti mau pakai lagi, yang pengedar atau bandar nyari cara biar bisnisnya lanjut. Otaknya akan berjalan," tutur Taufiqurrahman
Menurut dia, napi narkoba terlebih status pengedar dan bandar acapkali mencari cela untuk menyelundupkan narkoba dari luar ke dalam rutan ataupun lapas. Namun Taufiqurrahman mengklaim pengawasan sudah dilakukan maksimal. Penggeledahan barang maupun orang di pintu masuk dan keluar rutin dilakukan.
"Pegawai bahkan kita geledah. Tapi bagaimana pun manusia tidak luput dari kecolongan. Kelengahan. Apalagi sampai ada petugas yang berkhianat. Selama ini ketika kita sudah beberapa kali gagalkan penyelundupan ke dalam rutan. Itu rata-rata barang bawaan pengunjung," ungkap Taufiqurrahman. (Baca Juga: Polisi Amankan 2 Warga Tomoni yang Diduga Pengedar Sabu)
Faktor lain yang membuat kondisi tersebut terjadi disebutkan Taufiqurrahman, karena napi lapas dan rutan mendominasi ketimbang petugas. Apalagi jumlah napi dalam kasus narkoba yang ditampung di lapas dan rutan di Sulsel jauh lebih mendominasi ketimbang napi dalam kasus lainnya.
Lihat Juga :