Ajang WINNER Pererat Hubungan Indonesia Belanda untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jum'at, 20 November 2020 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
"Acara WINNER ini terbuka untuk umum, bahkan pada hari kedua kami membuka kesempatan kepada siapa saja untuk mempresentasikan hasil penelitian atau kegiatan pendidikannya kepada peserta WINNER di sesi Networking. Melalui platform zoom, kami akan membuka 30 ruangan secara parallel (breakout rooms) dan siapa saja boleh reservasi ruangan ini untuk berekpresi ataupun membangun relasi. Seperti misalnya, jaringan alumni Belanda dalam program Holland Alumni Connect akan membuka ruangan di sesi networking ini untuk alumi yang aktif membuat start up dan pengembangan komunitas," kata Peter van Tuijl.
Begitu pula Tim Stuned dari Nuffic Neso Indonesia, kata dia, akan membuka ruangan untuk memberikan berbagai informasi tentang beasiswa stuned, kiprah alumni stuned dan juga membuka peluang kerjasama co funding bagi institusi.
Melalui penyelenggaraan WINNER 2020, LIPI mendorong kolaborasi riset global khususnya yang melibatkan mitra dengan Belanda. Para peneliti LIPI telah memiliki kerja sama dan kolaborasi dengan para peneliti di Belanda, khususnya di bidang hayati dan teknik (TI dan elektro).
“Ke depan LIPI ingin memperkuat kolaborasi dengan Belanda yang berfokus pada big data, hal ini terkait mulai dilaksanakannya program RIN (Repositori Ilmiah Nasional),” kata Kepala LIPI Dr Laksana Tri Handoko.
Dia menjelaskan, mengingat sejarah panjang kerja sama penelitian dan pendidikan antara Indonesia dan Belanda maka Pekan Pendidikan dan Riset Indonesia-Belanda diharapkan akan menjadi tanda bersejarah dalam kerja sama penelitian dan pendidikan antara kedua negara.
Begitu pula Tim Stuned dari Nuffic Neso Indonesia, kata dia, akan membuka ruangan untuk memberikan berbagai informasi tentang beasiswa stuned, kiprah alumni stuned dan juga membuka peluang kerjasama co funding bagi institusi.
Melalui penyelenggaraan WINNER 2020, LIPI mendorong kolaborasi riset global khususnya yang melibatkan mitra dengan Belanda. Para peneliti LIPI telah memiliki kerja sama dan kolaborasi dengan para peneliti di Belanda, khususnya di bidang hayati dan teknik (TI dan elektro).
“Ke depan LIPI ingin memperkuat kolaborasi dengan Belanda yang berfokus pada big data, hal ini terkait mulai dilaksanakannya program RIN (Repositori Ilmiah Nasional),” kata Kepala LIPI Dr Laksana Tri Handoko.
Dia menjelaskan, mengingat sejarah panjang kerja sama penelitian dan pendidikan antara Indonesia dan Belanda maka Pekan Pendidikan dan Riset Indonesia-Belanda diharapkan akan menjadi tanda bersejarah dalam kerja sama penelitian dan pendidikan antara kedua negara.
(nth)
Lihat Juga :