Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Khofifah Luncurkan 3 Aplikasi Sekaligus
Jum'at, 20 November 2020 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
"Maka, saya meminta kepada Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Jatim untuk melakukan konsolidasi dengan para Sekretaris Daerah di Jatim. Ini untuk melakukan pemetaan secara update," ujar Khofifah.
Dia mencontohkan, dengan aplikasi, nelayan bisa mengetahui titik ikan yang banyak. Sehingga biaya untuk membeli solar tidak terlalu banyak dan tidak perlu jauh mencari ikan. “Ini bisa diakses dengan mudah karena hampir semua nelayan memiliki ponsel android. Nantinya kami akan siapkan gadget tertentu untuk para nelayan agar lebih memudahkan mencari ikan,” kata dia.
Sementara untuk Si Master, Khofifah menyebut akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi bagaimana data dari masing-masing ASN. Selain itu juga bisa untuk mengetahui kapasitas dan efektivitas ASN. “Inovasi ini bagian dari transformasi digital, yang harus diimbangi profesionalisme SDM,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Jatim Indah Wahyuni mengaku untuk Jatim Bejo adalah programnya. Sementara untuk Si Master merupakan program dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim dan Si Layar adalah program dari Ditpolairud Polda Jatim. “Ini semua suatu inovasi yang diperuntukkan untuk masyarakat Jatim. Makanya kita launching secara bersamaan,” kata dia.
Wanita yang akrab disapa Yuyun ini menambahkan inovasi ini proyek perubahan yang digagasnya. Manfaatnya akan diberikan kepada masyarakat. “Kalau menurut KPK inovasi bisa dibuat dan untuk membawa kebaikan. Tapi, semua tergantung pada manusianya, kalau niatnya sudah tidak baik sebagus apapun programnya maka tidak akan berjalan dengan baik,” kata dia.
Dia mencontohkan, dengan aplikasi, nelayan bisa mengetahui titik ikan yang banyak. Sehingga biaya untuk membeli solar tidak terlalu banyak dan tidak perlu jauh mencari ikan. “Ini bisa diakses dengan mudah karena hampir semua nelayan memiliki ponsel android. Nantinya kami akan siapkan gadget tertentu untuk para nelayan agar lebih memudahkan mencari ikan,” kata dia.
Sementara untuk Si Master, Khofifah menyebut akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi bagaimana data dari masing-masing ASN. Selain itu juga bisa untuk mengetahui kapasitas dan efektivitas ASN. “Inovasi ini bagian dari transformasi digital, yang harus diimbangi profesionalisme SDM,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Jatim Indah Wahyuni mengaku untuk Jatim Bejo adalah programnya. Sementara untuk Si Master merupakan program dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim dan Si Layar adalah program dari Ditpolairud Polda Jatim. “Ini semua suatu inovasi yang diperuntukkan untuk masyarakat Jatim. Makanya kita launching secara bersamaan,” kata dia.
Wanita yang akrab disapa Yuyun ini menambahkan inovasi ini proyek perubahan yang digagasnya. Manfaatnya akan diberikan kepada masyarakat. “Kalau menurut KPK inovasi bisa dibuat dan untuk membawa kebaikan. Tapi, semua tergantung pada manusianya, kalau niatnya sudah tidak baik sebagus apapun programnya maka tidak akan berjalan dengan baik,” kata dia.
(nth)
Lihat Juga :