Pasca-kerumunan Kegiatan Habib Rizieq, Pemkab Bogor Gelar Rapid dan Swab Test di Megamendung
Kamis, 19 November 2020 - 20:11 WIB
loading...
Pemkab Bogor menggelar rapid dan swab test untuk warga Megamendung.Foto/SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Mengantisipasi timbulnya klaster Covid-19 akibat kerumunan penyambutan Habib Rizieq Shihab , Pemkab Bogor melalui tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bogor, menggelar rapid dan swab test di dua desa yakni Desa Kuta dan Sukagalih, Megamendung, Kamis (19/11/2020).
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor , Burhanuddin menjelaskan, rapid dan swab test dilaksanakan pascaperistiwa kerumunan di acara Habib Rizieq Shihab saat peletakan batu pertama masjid raya Ponpes Agrokultural Markaz Syariah."Hari ini kita laksanakan rapid test, kita juga sediakan alat swab test untuk masyarakat di dua desa yakni Desa Kuta dan Sukagalih Kecamatan Megamendung," kata Burhanuddin kepada wartawan Kamis (19/11/2020).
Dia menjelaskan, tes Covid-19 ini penting dilakukan dalam bentuk antisipasi adanya klaster Covid-19 baru dari acara Habib Rizieq tersebut. Karena, saat kunjungan menimbulkan kerumunan massa yang cukup banyak dan padat.
"Saat ini kan Kabupaten Bogor masih menerapkan PSBB pra AKB, jadi masyarakat seharusnya menjaga diri dengan cara menghindari kerumunan, cuci tangan dan jaga jarak," ujarnya. (Baca: Pemprov DKI Denda Habib Rizieq Rp50 Juta, Ini Kata HRS Center)
"Kita di sini melakukan upaya deteksi dini, jangan sampai terjadi klaster Covid-19 baru lagi. Saya juga harapkan masyarakat agar ikut di pelaksanaan rapid test ini, ini gratis tidak ada pungutan sama sekali dan ini program dari pemerintah," sambung Burhanuddin.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor , Burhanuddin menjelaskan, rapid dan swab test dilaksanakan pascaperistiwa kerumunan di acara Habib Rizieq Shihab saat peletakan batu pertama masjid raya Ponpes Agrokultural Markaz Syariah."Hari ini kita laksanakan rapid test, kita juga sediakan alat swab test untuk masyarakat di dua desa yakni Desa Kuta dan Sukagalih Kecamatan Megamendung," kata Burhanuddin kepada wartawan Kamis (19/11/2020).
Dia menjelaskan, tes Covid-19 ini penting dilakukan dalam bentuk antisipasi adanya klaster Covid-19 baru dari acara Habib Rizieq tersebut. Karena, saat kunjungan menimbulkan kerumunan massa yang cukup banyak dan padat.
"Saat ini kan Kabupaten Bogor masih menerapkan PSBB pra AKB, jadi masyarakat seharusnya menjaga diri dengan cara menghindari kerumunan, cuci tangan dan jaga jarak," ujarnya. (Baca: Pemprov DKI Denda Habib Rizieq Rp50 Juta, Ini Kata HRS Center)
"Kita di sini melakukan upaya deteksi dini, jangan sampai terjadi klaster Covid-19 baru lagi. Saya juga harapkan masyarakat agar ikut di pelaksanaan rapid test ini, ini gratis tidak ada pungutan sama sekali dan ini program dari pemerintah," sambung Burhanuddin.
Lihat Juga :