Jelang Pilkada Serentak, Khofifah dan Forkopimda Jatim Khotmil Qur'an

loading...
Jelang Pilkada Serentak, Khofifah dan Forkopimda Jatim Khotmil Quran
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda Jatim menyelenggarakan Khotmil Quran di Majid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim.Foto/ist
SURABAYA - Berbagai usaha dan ihtiar dilakukan demi kelancaran pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember mendatang. Gubernur Jawa Timur KhofifahIndar Parawansa bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya mengadakan Khotmil Qur'an di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, Kamis (19/11).

Kegiatan ini juga diikuti Ketua MUI Jatim, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tak lupa jajaran polres se Jawa Timur juga ikut serta dalam kegiatan ini.(Baca juga:Pilkada Serentak 2020, Ulama Jatim: Isu Agama Sudah Lewat)

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak di Jatim membutuhkan dukungan semua pihak, energi lahir batin yang luar biasa. Selain ada 19 kabupaten/ kota dengan jumlah pemilih hampir dua pertiga yang akan mengikuti pilkada serentak juga dilaksanakan saat pandemi COVID-19 belum berhenti penyebarannya.





Dirinya meyakini, seluruh jajaran Polda Jatim di bawah komando Kapolda telah mempersiapkan seluruh kekuatan personel dengan baik dan profesional. Akan tetapi, kesiapan seluruh personel akan lebih lengkap jika mendapat dukungan secara spiritual.

"Pak Kapolda selain mengawal dengan seluruh jajaran yang bekerja secara profesional, namun juga mengawal dengan pendekatan spiritual lewat khataman Al Quran," ungkapnya.

Dalam sebuah proses pendekatan di era 4.0, sebut Khofifah, 10 pendekatan yang dibutuhkan paling tinggi adalah compleks problem solving.(Baca juga:1 Penambang Batu Tewas Tertimbun Longsor, Evakuasi Berlangsung Dramatis)



Kebutuhan tersebut jika di lingkungan kepolisian terdapat beberapa pendekatan diantaranya security approach, humanity approach prosperity approach hingga spiritual approach.

"Maka, Khotmil Qur'an yang dilakukan pada hari ini merupakan bagian dari solusi compleks problem solving yang dirasa paling tinggi tingkat kebutuhannya. Tidak ada variabel tunggal yang bisa diandalkan. Sinergi dan kolaborasi harus kita lakukan," ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah juga menyebut Khotmil Qur'an yang diselenggarakan oleh jajaran Polda Jatim bersama seluruh jajaran Kapolres merupakan bentuk mengantar Pak Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran yang akan melanjutkan menuju penugasan yang baru sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Mudah mudaham Allah SWT melimpahkan dan menganugerahkan kesehatan, kesuksesan, keberkahan kehidupan pada perjalanan Pak Kapolda di masa mendatang," tutupnya
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top