Tersandung Kasus Napi Kabur, Jabatan Baru Mantan Kalapas Tangerang Dipertanyakan

Kamis, 19 November 2020 - 14:19 WIB
loading...
Tersandung Kasus Napi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dugaan jual beli jabatan mencuat di tubuh Kementerian Hukum dan HAM dalam perombakan yang dilakukan beberapa waktu ini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk turun tangan melakukan pemeriksaan yang sinyalir dilakukan oleh Sekertaris Jenderal (sekjen) Kemenkumham.

Salah satu dugaan jual beli jabatan itu terlihat dalam rotasi jabatan di kantor wilayah kementerian hukum dan HAM (kanwilkumham) Banten. Dimana Kalapas Tangerang Jumadi yang sebelumnya terlibat masalah kini menjabat sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Kalimantan Tengah (Kadiv Pas Kalteng). (Baca juga: Cai Changpan Diduga Sudah Lama Rencanakan Pelariannya dari Lapas Tangerang )

Keterlibatan Sekjen Kumham diduga membuat posisi itu bisa diterima dengan baik. Padahal, sebelumnya di bawah kepemimpinannya, napi narkoba asal China, Cai Changphan kabur dengan menggali lubang sepanjang 30 meter. Meski tak becus, namun kini Jumadi malah diminta menangani 25 lapas dan rutan yang ada di Kalteng.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin meminta segera dilakukan pemeriksaan. Pasalnya, orang yang sebelumnya tersandung masalah, mengapa ini malah naik jabatan. "Harus segera dilakukan pemeriksaan, jangan sampai masalah ini malah semakin liar," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/11).

Dikatakan Ujang, bila memang ada indikasi keterlibatan Sekjen Kemenkumhan, harus segera diperiksa. Dalam hal ini KPK pun diminta lirik segera melakukan penelusuran terkait dugaan jual beli jabatan ini. "KPK harus bertindak cepat, segera panggil dan periksa. Ini kan negara hukum. Tak ada yang kebal hukum. Siapapun dia," terangnya.

"Jika itu dicurigai sebagai bagian dari indikasi dan memperkaya diri bagi pejabat-pejabat di Kemenkumham, maka DPR perlu segera mengganti menterinya. Jangan sampai terjadi dan ada mafia jual beli jabatan di Kemenkumham," tutup Ujang. (Baca juga: Jalan Mulus Cai Changpan Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Ammar Zoni Tak Ajukan...
Ammar Zoni Tak Ajukan Banding, Pilih PK untuk Bantah Tuduhan Bandar Narkoba
Bandara Changi Bangun...
Bandara Changi Bangun Terminal Privat Mewah untuk Penumpang Premium
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved