Reuni 212 Ditunda dengan Alasan Ada Pilkada, MUI Jabar: Jangan Cari-cari Alasan

Rabu, 18 November 2020 - 16:32 WIB
loading...
Reuni 212 Ditunda dengan...
Pilkada serentak jadi acuan FPI, GNPF, dan PA 212 menunda sementara pelaksanaan reuni 212. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Front Pembela Islam ( FPI ), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menjadikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 sebagai acuan penundaan sementar reuni 212 . (Baca juga: Massa Habib Rizieq Berkerumun di Bogor, Polda Jabar Selidiki Pelanggaran Pidananya )

Menanggapi kabar tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menegaskan, pelaksanaan pilkada tidak dapat dijadikan acuan dalam penerapan protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 .

"Intinya adalah patuhi protokol kesehatan. Apapun, mau kegiatan agama, pilkada, ataupun kegiatan lainnya. Protokol kesehatan wajib ditaati," tegas Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (18/11/2020).

Rafani kembali menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan harus dilaksanakan berdasarkan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah yang selama ini menjadi acuan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan. "Bukan pilkada yang harus jadi acuan, tapi aturan protokol kesehatan. Jadi, jangan cari-cari alasan," ujarnya. (Baca juga: Gempar, Siang Bolong Perampok Nekat Gasak Perhiasan Emas di Aceh Barat )

Rafani yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar ini mengimbau, agar seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas keagamaan, tidak menggelar kegiatan keagamaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

"Kami mengimbau elemen masyarakat, terutama ormas keagamaan ikut berpartisipasi semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan keagamaan," tegasnya lagi.

Tidak hanya itu, Rafani juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas keagamaan untuk menjaga kondusivitas nasional, terutama kondusivitas di Provinsi Jabar di tengah pandemi COVID-19 . (Baca juga: Mabuk Miras, Paman di Kotim Tega Setubuhi Ponakan yang Masih 14 Tahun Hingga Melahirkan )

Diketahui, FPI , GNPF Ulama, dan PA 212 memutuskan menunda sementara pelaksanaan Reuni 212 pada 2 Desember 2020 mendatang. Pasalnya, kegiatan akbar tersebut tidak mendapatkan izin dari otoritas terkait karena pandemi COVID-19 belum berlalu.

Ketua Umum PA 212 , Slamet Maarif, mengatakan penundaan sementara Reuni 212 sambil mengamati pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Apabila ada pembiaran kerumunan, maka Reuni 212 tahun 2020 akan tetap digelar pada waktu yang tepat.

"Satu, pelaksanaan Reuni 212 tahun 2020 ditunda untuk sementara dengan mengamati pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Jika ada pembiaran kerumunan oleh pemerintah maka Reuni 212 tahun 2020 akan tetap digelar di waktu yang tepat," ujar Slamet saat jumpa pers virtual melalui Front TV, Selasa (17/11/2020). (Baca juga: Longsor Terjang 2 Desa di Banyumas, Ibu dan 2 Anaknya Tewas )
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Massa Reuni 212 Salat...
Massa Reuni 212 Salat Gaib untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, Sumbar
Massa Reuni 212 Mulai...
Massa Reuni 212 Mulai Padati Kawasan Monas
Pramono Yakin Reuni...
Pramono Yakin Reuni Akbar 212 di Monas Berlangsung Tertib: Penuh dengan Silaturahmi
17 Lokasi Kantong Parkir...
17 Lokasi Kantong Parkir saat Reuni Akbar 212 di Monas Hari Ini
2.511 Personel Gabungan...
2.511 Personel Gabungan Disiagakan Jaga Reuni Akbar 212 Hari Ini
Reuni Akbar 212 Digelar...
Reuni Akbar 212 Digelar Hari Ini di Monas, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Habib Rizieq Hadiri...
Habib Rizieq Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas
Waspada Seruan Fanatisme...
Waspada Seruan Fanatisme Agama Sarat Politisasi dan Adu Domba
Vasektomi Jadi Syarat...
Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Cak Imin: Nggak Ada, Tidak Boleh Bikin Aturan Sendiri!
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved