Ini Kronologis Pelecehan Aktivis Mahasiswi IAIN Tulungagung

Senin, 16 November 2020 - 22:11 WIB
loading...
A A A
Tidak disangka, dalam keadaan menyetir motor tangan korban masih kembali berusaha menggerayang bagian vital korban. Berkali-kali korban mengibaskan kejahilan tangan pelaku. Di atas motor tangis korban sengaja dikeraskan yang itu membuat pelaku memaki-maki. Sesampai di wilayah Ngadiluwih, korban yang meminta diturunkan, akhirnya oleh pelaku benar-benar diturunkan.

Di dekat jembatan Ngadiluwih, korban mencegat bus dan pulang sendirian ke Tulungagung . Masih menurut sumber, sehari setelah kejadian korban membuat testimoni kepada teman-temannya sesama aktivis di kampus. "Setelah itu dengan didampingi aktivis yang lain menyampaikan persoalan kepada pihak kampus," kata sumber.

Roiyatus Saadah, aktivis Dewan Eksekutif Mahasiswa Instute (Dema I) IAIN Tulungagung yang mendampingi korban mengatakan, bukti dugaan pelecehan seksual tersebut sudah dikumpulkan. Termasuk chat WA pelaku kepada korban enam hari paska kejadian, juga menjadi alat bukti. Chat WA tersebut berisi permintaan maaf pelaku. (Baca juga: Ditunjuk Jadi Panglima Perang, WS: Panglimanya Tetap Bu Risma dan Ketua DPC )

"Semua alat bukti dugaan pelecehan seksual tersebut sudah kita kumpulkan," kata Roiyatus. Bersama puluhan mahasiswa lintas fakultas, para aktivis menggelar unjuk rasa di depan rektorat IAIN. Para aktivis menuntut pihak rektorat mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Para aktivis juga menuntut kampus menangguhkan ijazah pelaku yang pada 10-14 November lalu ikut diwisuda. "Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas," tegas Roiyatus.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved