DPRD Kendal Siap Kawal Relokasi Sementara Pedagang Pasar Weleri
Senin, 16 November 2020 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sangat prihatin dengan kondisi para pedagang Pasar Weleri. Kami akan kawal agar mereka bisa tetap berjualan, sementara pasar yang terbakar nantinya bisa dibangunkan kembali," terang Makmun.
Terkait pembangunan kembali pasar Weleri, Makmun mengatakan akan diupayakan dari Dana Alokasi Khusus mengingat membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, imbuhnya, karena dalam APBD 2021 sebagian untuk menangani kegiatan yang belum terlaksana di tahun 2020 akibat refosuccing dan realokasi anggaran untuk pandemi.
Usai beraudiensi dengan pimpinan DPRD, perwakilan pedagang kemudian ditemui Ketua Komisi B, Dian Alfat Muchammad, dan Plt Dinas Perdagangan Yanuar Fatoni.
Dian Alfat menjelaskan, dari hasil pertemuan, disepakati Pemkab Kendal melakukan relokasi pedagang seperti yang dilakukan di pasar pagi Kaliwungu. Selanjutnya, dibuatkan tenda-tenda sementara untuk pedagang yang telah dibagi bloknya masing-masing. Pengerjaannya dijadwalkan awal desember sampai akhir Januari.
"Kami berpesan, paguyuban pedagang dilibatkan dalam pengawasan terhadap pengelolaan pasar. Biar tidak ada lagi pihak-pihak yang mengklaim mengatasnamakan pegadang dalam pembagian lapak nantinya," pungkasnya.
Terkait pembangunan kembali pasar Weleri, Makmun mengatakan akan diupayakan dari Dana Alokasi Khusus mengingat membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, imbuhnya, karena dalam APBD 2021 sebagian untuk menangani kegiatan yang belum terlaksana di tahun 2020 akibat refosuccing dan realokasi anggaran untuk pandemi.
Usai beraudiensi dengan pimpinan DPRD, perwakilan pedagang kemudian ditemui Ketua Komisi B, Dian Alfat Muchammad, dan Plt Dinas Perdagangan Yanuar Fatoni.
Dian Alfat menjelaskan, dari hasil pertemuan, disepakati Pemkab Kendal melakukan relokasi pedagang seperti yang dilakukan di pasar pagi Kaliwungu. Selanjutnya, dibuatkan tenda-tenda sementara untuk pedagang yang telah dibagi bloknya masing-masing. Pengerjaannya dijadwalkan awal desember sampai akhir Januari.
"Kami berpesan, paguyuban pedagang dilibatkan dalam pengawasan terhadap pengelolaan pasar. Biar tidak ada lagi pihak-pihak yang mengklaim mengatasnamakan pegadang dalam pembagian lapak nantinya," pungkasnya.
(alf)
Lihat Juga :