Antisipasi Cuaca Buruk, Sekda Serukan Tanggap Bencana hingga ke Desa
Minggu, 15 November 2020 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Ridwan yang juga Kepala Dinas PU ini mengungkapkan, ditinjau dari aspek geografisnya, Kabupaten Luwu, memiliki potensi bencana yang komplit. "Mulai dari banjir, longsor, angin puting beliung, abrasi, kekeringan hingga kebakaran hutan. Olehnya itu, melalui apel gabungan hari ini kita satukan semangat dan potensi kita untuk menghadapi cuaca ekstrem kedepan, sekali lagi pemetaan wilayah dan kesiapsiagaan penting dilakukan mulai saat ini," ungkapnya. (Baca juga: Gempar Buaya Raksasa Masuk Permukiman, Warga Ramai-ramai Menangkapnya )
Usai kegiatan kemarin, Sekretaris BPBD Luwu, Aminuddin Alwi merilis data lokasi yang rawan bencana banjir, longsor dan kebakaran hutan. "Kabupaten Luwu juga menjadi salah satu wilayah langganan banjir, seperti Larompong, Suli, Cimpu, Belopa, Padang Sappa, Bua dan Lamasi. Untuk bencana longsor dan kebakaran hutan meliputi Bastem dan Latimojong serta Kecamatan Bua," sebutnya.
Ami berharap, aparat Kepolisian Polres Luwu, dan UPTD Dinas Kehutanan atau Polisi Kehutanan tegas dalam melakukan penindakan jika ada oknum yang melakukan pengrusakan hutan seperti sengaja membuat Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla.
Secara terpisah di hari yang sama Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, juga menggelar kegiatan yang sama, apel gabungan persiapan personel dan peralatan SAR dengan tema antisipasi penanggulangan bencana di Kota Palopo.
Wali Kota Palopo, HM. Judas Amir, memimpin langsung kegiatan ini di Lapangan Pancasila. "Kita mendapatkan informasi dari BMKG bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan berdampak kondisi alam yang bernama La Nina yang diprediksikan terjadi pada akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021," ujarnya.
Usai kegiatan kemarin, Sekretaris BPBD Luwu, Aminuddin Alwi merilis data lokasi yang rawan bencana banjir, longsor dan kebakaran hutan. "Kabupaten Luwu juga menjadi salah satu wilayah langganan banjir, seperti Larompong, Suli, Cimpu, Belopa, Padang Sappa, Bua dan Lamasi. Untuk bencana longsor dan kebakaran hutan meliputi Bastem dan Latimojong serta Kecamatan Bua," sebutnya.
Ami berharap, aparat Kepolisian Polres Luwu, dan UPTD Dinas Kehutanan atau Polisi Kehutanan tegas dalam melakukan penindakan jika ada oknum yang melakukan pengrusakan hutan seperti sengaja membuat Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla.
Secara terpisah di hari yang sama Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, juga menggelar kegiatan yang sama, apel gabungan persiapan personel dan peralatan SAR dengan tema antisipasi penanggulangan bencana di Kota Palopo.
Wali Kota Palopo, HM. Judas Amir, memimpin langsung kegiatan ini di Lapangan Pancasila. "Kita mendapatkan informasi dari BMKG bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan berdampak kondisi alam yang bernama La Nina yang diprediksikan terjadi pada akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021," ujarnya.
Lihat Juga :