Perjuangan Masyarakat Lawan Pandemi Covid-19 Sia-sia dengan Pembiaran Kerumunan

Minggu, 15 November 2020 - 09:57 WIB
loading...
Perjuangan Masyarakat...
Kerumunan saat kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Kerumunan tersebut berpotensi menularkan Covid-19. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI ) Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Jakarta pada Selasa 10 November 2020 menimbulkan polemik. Pasalnya, kegiatan Habib Rizieq di tengah pandemi kerap membuat kerumunan yang berpotensi penularan Covid-19.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengatakan, pada masa PSBB transisi ini bukan berarti bebas berkegiatan tanpa disiplin protokol kesehatan. Pemerintah dan Satgas Covid-19 seharusnya bertindak tegas dengan menegakkan sanksi bagi siapapun yang menciptakan kerumunan tanpa menerapkan protokol kesehatan. (Baca juga: Imbauan Kapolri Soal Prokes Covid-19 Terus Dijalankan, Polda Metro Lakukan Operasi Yustisi)

"Kalau pemerintah tidak tegas, aturan yang dibuat dan status sebagai bencana non-alam harus dicabut terlebih dahulu," ujarnya, Minggu (15/11/2020).

Menurut dia, perjuangan masyarakat melawan pandemi hampir satu tahun belakangan ini harus menjadi pertimbangan utama. Dia menyayangkan sikap pemerintah yang tidak tegas dan justru malah membantu kegiatan kerumunan tersebut dengan membagikan masker dan hand sanitizer.


"Pemerintah lemah dengan kelompok masyarakat tertentu. Banyak warga patuh aturan selama pandemi. Rela diam di rumah untuk memutus rantai penyebaran. Tapi, akan menjadi sia-sia dengan kerumunan yang abai akan protokol kesehatan," ungkap Trubus. (Baca juga: Polisi Kawal Purnawirawan TNI yang Sakit ke RS Pelni, Netizen: Lewat KS Tubun Ngga Pak Pol?)

Seperti diketahui, sejak Habib Rizieq tiba di Indonesia tercipta sejumlah kerumunan seperti di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang; markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, Pondok Pesantren di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, kegiatan dakwah di Tebet, Jakarta Selatan; serta Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Kabupaten Bogor.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Rekomendasi
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved