Awas Beracun, Pengunjung Gunung Ambang di Bolaang Mongondow Diminta Tak Bermalam
Sabtu, 14 November 2020 - 10:30 WIB
loading...
Visualisasi Gunung Ambang di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.(Foto: SINDONews/Istimewa)
A
A
A
BOLMONG - Aktivititas Gunung Ambang di Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) meski secara visual menunjukkan gunung tampak jelas serta asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10-15 meter di atas puncak kawah, namun para pengunjung yang hendak ke gunung diminta waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Kepala Pos Gunung Ambang, Jandri Arnold Wolla yang melakukan pengamatan Jumat (13/11/2020) pukul 00:00-24:00 WITA, menjelaskan Gunung Ambang di Bolaang Mongondow yang memiliki ketinggian 1795 mdpl itu dalam kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara. Suhu udara 22-34 °C dan kelembaban udara 60-85%. BACA JUGA : Monumen Perang Dunia II, Memorial Korban Perang Pasifik di Manado
“Tingkat aktivitas Gunung Ambang Level I (Normal). Namun masyarakat di sekitar Gunung Ambang dan pengunjung atau wisatawan diimbau membatasi aktivitas atau tidak berlama-lama dan tidak bermalam di area kawah aktif,”ujarnya, Sabtu (14/11/2020).
Bukan hanya itu kata Jandri, pengunjung juga diminta tidak mendekati lubang hembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.
Kalau pergeseran kawah tidak pak, hanya hembusan-hembusan asap solfatara yang berubah-ubah tekanan hembusannya, kadang lemah takanannya, kadang juga kuat,”pungkasnya. BACA JUGA : Padang Savana Bukit Dara Gunung Rinjani Terbakar
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Kepala Pos Gunung Ambang, Jandri Arnold Wolla yang melakukan pengamatan Jumat (13/11/2020) pukul 00:00-24:00 WITA, menjelaskan Gunung Ambang di Bolaang Mongondow yang memiliki ketinggian 1795 mdpl itu dalam kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara. Suhu udara 22-34 °C dan kelembaban udara 60-85%. BACA JUGA : Monumen Perang Dunia II, Memorial Korban Perang Pasifik di Manado
“Tingkat aktivitas Gunung Ambang Level I (Normal). Namun masyarakat di sekitar Gunung Ambang dan pengunjung atau wisatawan diimbau membatasi aktivitas atau tidak berlama-lama dan tidak bermalam di area kawah aktif,”ujarnya, Sabtu (14/11/2020).
Bukan hanya itu kata Jandri, pengunjung juga diminta tidak mendekati lubang hembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.
Kalau pergeseran kawah tidak pak, hanya hembusan-hembusan asap solfatara yang berubah-ubah tekanan hembusannya, kadang lemah takanannya, kadang juga kuat,”pungkasnya. BACA JUGA : Padang Savana Bukit Dara Gunung Rinjani Terbakar
(zai)
Lihat Juga :