Polisi Tangkap 5 Pelaku Penusukan Timses Calon Wali Kota Makassar, Ini Motifnya
Jum'at, 13 November 2020 - 20:00 WIB
loading...
Pelaku penusukan dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020). Foto:SINDOnews/Helmi Syarif
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah menangkap lima dari tujuh pelaku penusukan terhadap seorang pendukung paslon Pilwalkot Makassar, di Jakarta. Adapun motif pelaku menusuk korban ternyata karena kesal.
Pelaku kesal karena korban memiliki video yang dapat menjelekkan kelompok tertentu. (Baca juga: Tim Sukses Cawalkot Makassar Ditusuk Orang Tak Dikenal di Tanah Abang)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, mengatakan, rentetan kasus ini bermula dari wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Korban kala itu merekam sebuah video yang isinya menjelekkan kelompok tertentu dan menyinggung pelaku.
"Kegiatan ini rangkaian kegiatan di Makassar sana. Korban awalnya melakukan merekam video yang dianggap video itu melecehkan kepada seseorang. Dampak video itu menimbulkan kemarahan yang lain," kata Kombes Tubagus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Tubagus tidak menjelaskan secara rinci tentang video tersebut. Dia hanya menyebut intinya video tersebut menyinggung kelompok dari para pelaku. (Baca juga: Gadis Cantik Jadi Korban Begal Payudara di Jatiwaringin Pondok Gede )
Pelaku kesal karena korban memiliki video yang dapat menjelekkan kelompok tertentu. (Baca juga: Tim Sukses Cawalkot Makassar Ditusuk Orang Tak Dikenal di Tanah Abang)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, mengatakan, rentetan kasus ini bermula dari wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Korban kala itu merekam sebuah video yang isinya menjelekkan kelompok tertentu dan menyinggung pelaku.
"Kegiatan ini rangkaian kegiatan di Makassar sana. Korban awalnya melakukan merekam video yang dianggap video itu melecehkan kepada seseorang. Dampak video itu menimbulkan kemarahan yang lain," kata Kombes Tubagus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Tubagus tidak menjelaskan secara rinci tentang video tersebut. Dia hanya menyebut intinya video tersebut menyinggung kelompok dari para pelaku. (Baca juga: Gadis Cantik Jadi Korban Begal Payudara di Jatiwaringin Pondok Gede )
Lihat Juga :