Calon Petahana IDP - Dahlan Ikuti Fit and Proper Test Partai Demokrat
Minggu, 10 Mei 2020 - 05:16 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Indah memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bima, supaya Partai Demokrat memberikan kepercayaan untuk mengusung pasangan IDP - Dahlan pada Pilkada 2020 nantinya. "Semoga agenda ini berjalan lancar sesuai harapan bersama, dan Demokrat mengusung kami pasangan IDP - Dahlan," harap dia.
Sementara calon Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, M. Noer juga mengharapkan keikhlasan doa dukungan masyarakat, supaya ikhtiarnya dapat diwujudkan secara bersama.
Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima, Kehadiran pasangan IDP-Dahlan juga didampingi oleh pengurus DPD II Partai Golkar sementara calon Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer yang juga Ketua Partai Gerindra Kabupaten Bima, didampingi seluruh jajaran dari DPC Gerindra.
"Kami optimistis akan kembali meraih kemenangan dalam Pilkada 2020, dengan barometer yang jelas yakni mampu meraih perolehan kursi tertinggi di DPRD dengan Golkar 9 kursi dan Gerindra 5 kursi, dan masuk dalam unsur Pimpinan Dewan. Untuk itu, jika semua kader kami dan ditambah kekuatan besar pada partai pengusung, maka langkah kami justeru akan lebih mudah dibanding Pilkada 2015 yang notabene harus melawan calon petahana yakni Syafrudin waktu itu," katanya.
Sementara calon Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, M. Noer juga mengharapkan keikhlasan doa dukungan masyarakat, supaya ikhtiarnya dapat diwujudkan secara bersama.
Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima, Kehadiran pasangan IDP-Dahlan juga didampingi oleh pengurus DPD II Partai Golkar sementara calon Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer yang juga Ketua Partai Gerindra Kabupaten Bima, didampingi seluruh jajaran dari DPC Gerindra.
"Kami optimistis akan kembali meraih kemenangan dalam Pilkada 2020, dengan barometer yang jelas yakni mampu meraih perolehan kursi tertinggi di DPRD dengan Golkar 9 kursi dan Gerindra 5 kursi, dan masuk dalam unsur Pimpinan Dewan. Untuk itu, jika semua kader kami dan ditambah kekuatan besar pada partai pengusung, maka langkah kami justeru akan lebih mudah dibanding Pilkada 2015 yang notabene harus melawan calon petahana yakni Syafrudin waktu itu," katanya.
(cip)
Lihat Juga :