Prihatin Kondisi Bangsa, Seniman Ini Jalan Kaki Surabaya - Jakarta
Rabu, 11 November 2020 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Djoko memperkirakan, untuk sampai di Tugu Monas bakal memakan waktu selama 1,5 bulan. Rute yang ditempuh yakni mulai dari kota Surabaya, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Sragen, Solo, Klaten, Yogyakarta, Magelang, Ambarawa dan Semarang. Kemudian menuju Pantura baru ke Jakarta.
Berjalan kaki Surabaya - Jakarta, diakuinya memang cukup jauh. Meski demikian, Djoko tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya membawa bekal seadanya untuk keperluan dirinya.
"Jadi dalam perjalanan saya makan juga seadanya saja. Tidak ada persiapan istimewa," ucapnya.(Baca juga: Politik Keluarga Pak Tjip Terbelah di Pilkada Surabaya, WS: Saya Tetap di Garis Partai )
Lantas apa yang akan dilalukan sesampainya di Tugu Momas? Djoko mengungkapkan, setibanya di Monas, sudah ada para seniman yang menyambut kedatangannya. Disana ia akan bergabung dan melalukan aksi menghibur rakyat lewat lagu yang sudah disiapkan.
"Lagu ini mengajak masyarakat supaya ikut membantu pemerintah dalam memutus Covid-19 dan lagu untuk memotivasi rakyat agar bangkit dari keterpurukan," ujarnya.
Bersamaan aksi jalan kaki, pelukis yang juga anggota RAT PLUS Group Musik Campursari dan Pop Ndangdut Millenial ini sudah mengajukan hak siar lagu-lagu ciptaannya pada sejumlah stasiun radio. Ada dua lagu yang disajikan, yakni lagu berjudul "Ojo Nyepelekke" dan lagu "Ojo Nglokro".
Berjalan kaki Surabaya - Jakarta, diakuinya memang cukup jauh. Meski demikian, Djoko tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya membawa bekal seadanya untuk keperluan dirinya.
"Jadi dalam perjalanan saya makan juga seadanya saja. Tidak ada persiapan istimewa," ucapnya.(Baca juga: Politik Keluarga Pak Tjip Terbelah di Pilkada Surabaya, WS: Saya Tetap di Garis Partai )
Lantas apa yang akan dilalukan sesampainya di Tugu Momas? Djoko mengungkapkan, setibanya di Monas, sudah ada para seniman yang menyambut kedatangannya. Disana ia akan bergabung dan melalukan aksi menghibur rakyat lewat lagu yang sudah disiapkan.
"Lagu ini mengajak masyarakat supaya ikut membantu pemerintah dalam memutus Covid-19 dan lagu untuk memotivasi rakyat agar bangkit dari keterpurukan," ujarnya.
Bersamaan aksi jalan kaki, pelukis yang juga anggota RAT PLUS Group Musik Campursari dan Pop Ndangdut Millenial ini sudah mengajukan hak siar lagu-lagu ciptaannya pada sejumlah stasiun radio. Ada dua lagu yang disajikan, yakni lagu berjudul "Ojo Nyepelekke" dan lagu "Ojo Nglokro".
Lihat Juga :