Jabar Raih Penghargaan dari Badan Siber dan Sandi Negara
Rabu, 11 November 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian, jumlah sistem yang dikerjakan selama IT security assessment. Indikator ketiga, penilaian responsif diperoleh dari kemudahan dan frekuensi koordinasi stakeholder kepada BSSN, serta dihitung dari respons hasil kegiatan IT security assessment," katanya.
"Indikator keempat adalah inovatif. Ada penilaian inovatif berdasarkan dari publikasi dan penyampaian informasi keamanan siber dan kegiatan IT security assessment," imbuh Setiaji.
Setelah mendapatkan penghargaan, kata Setiaji, pihaknya akan intens meminimalisir risiko kerentanan terhadap aplikasi yang dikelola dengan proses edukasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). (Baca juga: Cegah Kantor Dinas Jadi Klaster Baru, WFH Diberlakukan)
Selain itu, pihaknya pun akan memperkuat edukasi, khususnya kepada organisasi perangkat daerah (OPD), agar pengembangan aplikasi bisa mengutamakan keamanan informasi. (Baca juga: Hidup Serba Terbatas, Ibu Penjual Gorengan Ini Dapat Kadedeuh dan Modal Usaha)
"Kami juga akan buat standardisasi pengembangan aplikasi, kemudian kami akan meningkatkan SDM yang ada di Jabar. Bukan hanya Pemda Provinsi Jabar, tapi juga pemerintah kabupaten/kota supaya rutin melakukan security assessment," katanya.
"Indikator keempat adalah inovatif. Ada penilaian inovatif berdasarkan dari publikasi dan penyampaian informasi keamanan siber dan kegiatan IT security assessment," imbuh Setiaji.
Setelah mendapatkan penghargaan, kata Setiaji, pihaknya akan intens meminimalisir risiko kerentanan terhadap aplikasi yang dikelola dengan proses edukasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). (Baca juga: Cegah Kantor Dinas Jadi Klaster Baru, WFH Diberlakukan)
Selain itu, pihaknya pun akan memperkuat edukasi, khususnya kepada organisasi perangkat daerah (OPD), agar pengembangan aplikasi bisa mengutamakan keamanan informasi. (Baca juga: Hidup Serba Terbatas, Ibu Penjual Gorengan Ini Dapat Kadedeuh dan Modal Usaha)
"Kami juga akan buat standardisasi pengembangan aplikasi, kemudian kami akan meningkatkan SDM yang ada di Jabar. Bukan hanya Pemda Provinsi Jabar, tapi juga pemerintah kabupaten/kota supaya rutin melakukan security assessment," katanya.
(boy)
Lihat Juga :