Menegangkan, Aksi Pencurian Batu Bara Digagalkan, Kapal Polisi Nyaris Ditabrak

Selasa, 10 November 2020 - 21:03 WIB
loading...
Menegangkan, Aksi Pencurian...
Polisi berhasil menyergap kapal kayu milik komplotan pencuri batu bara di Pelabuhan Biringkassi, Pangkep. Kapal pencuri batu bara itu nyaris menabrak kapal polisi yang sedang berpatroli, Selasa (10/11/2020). Foto: Istimewa
A A A
PANGKEP - Detik-detik menegangkan antara aparat kepolisian dan komplotan pencuri terjadi di Pelabuhan Biringkassi . Pasalnya, kapal pencuri batu bara nyaris menabrak kapal polisi yang sedang berpatroli, Selasa (10/11/2020).

Dalam kejadian itu, Polsek Bungoro Polres Pangkep , berhasil mengamankan pelaku pencurian batu bara di atas sebuah kapal di laut Kecamatan Bungoro. Ada dua orang terduga pelaku pencuri batu bara berhasil diringkus. (Baca Juga: Polisi Periksa Sejumlah Pihak Terkait Video Mesum Legislator Pangkep)

Kapolsek Bungoro, Kompol Hari Suwita mengatakan, detik-detik penangkapan pelaku yang membuat petugas melepas tembakan. Saat akan diamankan, pelaku melakukan perlawanan.Tersangka berusaha untuk menabrak kapal petugas menggunakan kapal miliknya. Petugas pun terpaksa menembak kapal pelaku hingga bocor. “Dua orang pelaku diamankan yakni inisial AT (50) warga Bulukumba, TN (48) warga Makassar,” katanya.

Dalam operasi itu, polisi mendapati dua kapal kayu sedang bersandar di sebuah kapal tronton pengangkut batu bara. Rupanya, kedua kapal tersebut adalah komplotan spesialis pencuri batu bara yang sudah lama beroperasi.

“Anggota dibantu pihak keamanan dari perusahaan BUMNpun berusaha mendekati kapal komplotan pencuri batu bara. Namun saat petugas mendekat menggunakan kapal, salah satu kapal dari pelaku yang sudah bermuatan batu bara berusaha melawan dengan menabrak kapal petugas," ujarnya. (Baca Juga: Kecelakaan Kapal Nelayan, 7 Penumpang Selamat 1 Korban Menghilang)

Kesempatan itu dimanfaatkan pencuri yang menumpangi kapal satunya untuk kabur. Awalnya polisi pun terpaksa mengeluarkan tembakan peringatakan ke udara untuk menghentikan pelaku. Namun karena tembakan itu tidak diindahkan oleh pelaku, petugas pun melepaskan tembakan ke badan kapal pencuri hingga kapal milik pelaku bocor dan nyaris tenggelam.

“Anggota pun berhasil mengamankan dua pelaku berinisial AT dan TN yang merupakan warga Bulukumba dan Makassar," ujarnya. Dari tangan pelaku ditemukan senjata tajam berupa parang dan senapan angin. Kini dua pelaku beserta barang bukti kapal dan batu bara hasil curian seberat 7 ton berhasil diamankan oleh petugas.

Sementara kapal yang berhasil kabur identitasnya telah dikantongi dan dalam pengejaran petugas. “Dari pengakuan para pelaku, mereka sudah menjalankan aksinya sebanyak dua kali," ujarnya. (Baca Juga: Pencari Kepiting di Pangkep Hilang Usai Jolloro yang Ditumpangi Terbalik)

Sebelum beraksi, pelaku lebih awal memantau dan membuntuti kapal tronton. "Modusnya, membuntuti kapal tronton pengangkut batu bara. Saat kapal berhenti, pelaku pun kemudian naik ke atas kapal tongkang secara diam-diam. Kemudian menjalankan aksinya mencuri batu bara dengan menggunakan sekop yang sudah disiapkan terlebih dahulu," ujarnya.

Hasil curian rencananya akan dijual di wilayah Makassar.Akibat perbuatannya para pelaku terancam dijerat dengan pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Kapolsek Hari menjelaskan, tersangka menggunakan kapal kayu saat beraksi. Mencuri batu bara dari tronton yang sementara parkir. “Mereka sandarkan kapal di tronton, kemudian memindahkan batu bara dengan menggunakan sekop,” bebernya.

Berdasarkan keterangan tersangka, setiap kali beraksi pelaku berhasil membawa batu bara hingga tujuh ton.Hasil curian selanjutnya dikumpulkan di Makassar. “Tersangka saat ini diamankan di Mapolres Pangkep. Jika terbukti, terancam pidana penjara enam tahun," katanya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved