Dukung Pembangunan, Ridwan Kamil Minta AMS Terus Jaga Kondusivitas Jabar

Selasa, 10 November 2020 - 09:55 WIB
loading...
Dukung Pembangunan,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat menghadiri Milangkala ke-54 Tahun AMS di Kantor Pusat AMS, Jalan Braga, Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, keberadaan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) berperan penting dalam menjaga kondusivitas sosial dan politik di Provinsi Jabar.

Sebagai organisasi kemasyarakatan tertua di Jabar, kehadiran AMS selama ini pun dinilainya telah berperan besar dalam mendukung jalannya roda pembangunan di provinsi yang dipimpinnya.

"Tidak ada pembangunan tanpa kondusivitas. AMS salah satunya, menjaga dasar-dasar pembangunan, yakni menjaga kondusivitas sosial politik melalui peran-peran berbasis kewilayahan," ujar Ridwan Kamil saat menghadiri kegiatan Milangkala ke-54 Tahun AMS di Kantor Pusat AMS, Jalan Braga, Kota Bandung, Senin (9/11/2020) malam.

Menurutnya, kondusivitas menjadi kata kunci yang sangat penting bagi Pemprov Jabar dalam melakukan pembangunan.

Pasalnya, pembangunan tidak akan pernah terlaksana dengan baik jika terjadi gejolak di tengah-tengah masyarakat.

"Kalau parasea (bertengkar), maka tidak akan mungkin pembangunan bisa dilaksanakan, maka kondusivitas itu sangat mahal. AMS selama ini berperan dalam menjaga kodusivitas Jawa Barat," tegasnya.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun berharap, di usianya yang kini telah menginjak 54 tahun, AMS mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi saat ini, yakni pandemi COVID-19.

Sebab, kata kang Emil menekankan, organsiasi yang baik adalah organisasi yang mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru, mulai dari kegiatan, operasional, substansi, dan lain-lain. "Semangat AMS 54 tahun lalu adalah ketangguhan. Dibuktikan dengan semangat mau berubah," katanya.

Kang Emil pun sangat menyambut baik upaya AMS yang telah memberikan berbagai macam pelatihan di bidang pertanian, khususnya bagi para anggota milenialnya di tengah pandemi.

Menurutnya, program AMS tersebut sejalan dengan pola ekonomi Jabar yang mengusung konsep pembangunan ekonomi desa digital.

Sementara itu, Ketua DPP AMS, Noery Ispandji Firman menjelaskan, pihaknya telah memutuskan bahwa AMS harus mandiri di tengah pandemi COVID-19.

Menurutnya, di usianya yang sudah 54 tahun, AMS harus lebih matang dalam setiap langkah dan tindakan. "Dengan kata lain, AMS garus lebih bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya. (Baca juga: Dorong Konsumsi Masyarakat, Grab Gelar Festival Kuliner Berhadiah Rp1 Miliar)

Oleh karenanya, lanjut Neory, sejak enam bulan terakhir, AMS memutuskan kembali membangun desa dengan menggelar pelatihan pertanian, peternakan, dan perikanan. Saat ini, AMS fokus melakukan pelatihan di beberapa desa di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Kuningan. (Baca juga: Pasien COVID-19 Meninggal saat Menjalani Perawatan di Ruang Isolasi RSUD Dokter Soekardjo)

"Di Kuningan ada budidaya lele. Kemudian di Sukabumi, AMS membina Desa Asparagus, Desa Lemon, dan Desa Naga Merah. Jadi, saat ini, sudah banyak masyarakat yang biasanya kerja di kota kembali ke desa untuk mengelola tanah kelahirannya," terangnya.

Bersama bupati Sukabumi, lanjut Noery, AMS sepakat merangkul anak-anak muda untuk mengelola tanah desa. Sehingga, mereka bisa berkarya untuk bisa menghasilkan ketahanan pangan, minimal di daerahnya sendiri dan ketika sudah besar hadirnya, bisa diekspor ke luar negeri.

"Kita harus menyiapkannya dari sekarang. Sehingga, ke depan, kita bisa menjaga ketahanan pangan dengan baik," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Halalbihalal Pasbata,...
Halalbihalal Pasbata, Gubernur Jateng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Kejujuran
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Rekomendasi
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved