Pemkot Semarang Berikan Diskon PBB Hingga 15%
Kamis, 16 April 2020 - 08:30 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau pelayanan pajak di pos pelayanan PBB. Foto/Dok.Humas Pemkot Semarang
A
A
A
SEMARANG - Pemkot Semarang memberikan diskon pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga 15%. Diskon PBB sebesar 15% untuk pembayaran di bulan April 2020.
Kemudian diskon 10% untuk pembayaran pada Mei dan 5% pada pembayaran Juni 2020. Khusus PBB sekolah dan rumah sakit, diskon PBB diberlakukan sebesar 25%.
Selain itu, Pemkot Semarang juga memberikan kelonggaran berupa penundaan setoran pajak hotel, restoran dan tempat hiburan. Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Semarang memberikan keleluasan untuk pajak April, Mei, dan Juni 2020 dapa dibayarkan sekaligus di Juli 2020 tanpa denda.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, kebijakan tersebut digulirkan untuk meringankan masyarakat dan pelaku usaha dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19.
“Dampak yang ditimbulkan akibat covid-19 tidak hanya pada persoalan medis saja, melainkan juga berdampak terhadap persoalan ekonomi masyarakat. Maka komitmen kami untuk hal - hal yang berdampak pada perekonomian, kami akan mengupayakan adanya kebijakan - kebijakan yang meringankan," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (16/4/2020).
Kemudian diskon 10% untuk pembayaran pada Mei dan 5% pada pembayaran Juni 2020. Khusus PBB sekolah dan rumah sakit, diskon PBB diberlakukan sebesar 25%.
Selain itu, Pemkot Semarang juga memberikan kelonggaran berupa penundaan setoran pajak hotel, restoran dan tempat hiburan. Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Semarang memberikan keleluasan untuk pajak April, Mei, dan Juni 2020 dapa dibayarkan sekaligus di Juli 2020 tanpa denda.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, kebijakan tersebut digulirkan untuk meringankan masyarakat dan pelaku usaha dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19.
“Dampak yang ditimbulkan akibat covid-19 tidak hanya pada persoalan medis saja, melainkan juga berdampak terhadap persoalan ekonomi masyarakat. Maka komitmen kami untuk hal - hal yang berdampak pada perekonomian, kami akan mengupayakan adanya kebijakan - kebijakan yang meringankan," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (16/4/2020).
Lihat Juga :