PWI Lampung Siap Dampingi Wartawan yang Diintimidasi Wali Kota Bandar Lampung
Senin, 09 November 2020 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Dedi menganggap, keterangan Khaidar saat diperiksa Bawaslu berbeda dengan keterangan saat dipanggil hearing di DPRD Bandarlampung.
Menanggapi pertanyaan itu, Herman mengaku jika hal itu tidak perlu dipersoalkan lagi karena Khaidar sudah dipanggil dan periksa Bawaslu dan Inspektorat.
“Ya, beliau sudah dipanggil inspektorat, ya itulah jawabannya. Kamu jangan ngaco-ngaco lah Lampung TV, saya tahu kamu jangan ngaco-ngaco, berita yang benar,” katanya.
Tak puas dengan jawaban itu, Dedi kembali bertanya. Apakah karena Kepala Bappeda mendukung Eva Dwiana sehingga Herman tidak memberi sanksi?.
“Kamu jangan ngaco, dengar gak, Inspektorat sudah meriksa, Bawaslu sudah meriksa. Jangan ngaco. Jangan ngaco kamu. Kamu sangka saya takut sama kamu, seenak- enaknya. Beritain lah, kalau gak pecahin pala kamu, kamu belum tau saya ya. Anak setan,” kata Herman.
Menanggapi pertanyaan itu, Herman mengaku jika hal itu tidak perlu dipersoalkan lagi karena Khaidar sudah dipanggil dan periksa Bawaslu dan Inspektorat.
“Ya, beliau sudah dipanggil inspektorat, ya itulah jawabannya. Kamu jangan ngaco-ngaco lah Lampung TV, saya tahu kamu jangan ngaco-ngaco, berita yang benar,” katanya.
Tak puas dengan jawaban itu, Dedi kembali bertanya. Apakah karena Kepala Bappeda mendukung Eva Dwiana sehingga Herman tidak memberi sanksi?.
“Kamu jangan ngaco, dengar gak, Inspektorat sudah meriksa, Bawaslu sudah meriksa. Jangan ngaco. Jangan ngaco kamu. Kamu sangka saya takut sama kamu, seenak- enaknya. Beritain lah, kalau gak pecahin pala kamu, kamu belum tau saya ya. Anak setan,” kata Herman.
(zil)
Lihat Juga :