Nasib Pekerja Migran, DPR: Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan

Sabtu, 09 Mei 2020 - 15:22 WIB
loading...
Nasib Pekerja Migran,...
Pemerintah diminta untuk lebih perhatian kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri di masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta untuk lebih perhatian kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri di masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Desakan itu dari Program Manager Union Migrant (UNIMIG) Indonesia Yuherina Gusman, Dosen Universiti Islam Antarabangsa Malaysia Ali Sophian dan Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani.

"Saya ingin di sini mengimbau terutama kepada Pemerintah Indonesia untuk lebih perhatian lagi dengan pahlawan devisa kita yang tersebar di berbagai tempat di luar negeri," ujar Yuherina Gusman dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Perlindungan Pekerja Migran di tengah pandemi, Sabtu (09/05/2020).

Menurut dia, ada hal positif yang bisa ditiru Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Taiwan dalam menangani COVID-19. "Seperti tadi kan ada reimburse dari tiket dan juga kalau TKI itu mereka sebagai ODP itu sama pemerintah disediakan tempat dan selama mereka karantina 14 hari itu biaya makannya ditanggung," ujar Yuherina, Kandidat Doktor Asia Pasific Studies, National Chengchi University, Taiwan ini.

Sehingga, permasalahan yang dialami PMI di Malaysia tidak terjadi di Taiwan. "Jadi, harapannya Pemerintah kita bisa mengambil hal-hal positif yang telah ditetapkan negara lain dan benar-benar hadir untuk melindungi warganya," jelas Yuherina.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen Universiti Islam Antarabangsa Malaysia, Ali Sophian. "Dari saya ya sekali lagi kita berharap negara lebih hadir, berharap banyak pada BP2MI dan instansi-instansi terkait untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik kepada PMI kita," ujar Ali.

Ali membeberkan hidup para PMI di Malaysia, terutama yang ilegal tidak mudah. Tak sedikit di antaranya yang tidur di hutan. "Jadi, kita permudah lah dari pihak pemerintah," kata Ali.

Kemudian, dia juga meminta Pemerintah Indonesia memberikan kemudahan dalam akses informasi. "Informasi mohon agar dipermudah juga buat mereka bagaimana untuk melakukan a, b, c. Jelas di website, ini satu yang mudah kita berada di era informasi, kenapa tidak dimanfaatkan dan diberikan kemudahan-kemudahan dengan informasi yang jelas, yang valid, yang disediakan secara mudah diakses, hotline yang responsif, jangan ada mereka yang mengontak, tidak ada respons sama sekali," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani menilai pentingnya perlindungan pemerintah bagi para PMI. "Saya ingin mengatakan bahwa jangan pernah biarkan PMI kita mengais nafkah dan asa di negara tempat bekerja tanpa perlindungan. Karena itu adalah pertaruhan nama baik dan marwah bangsa," pungkas Netty.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Sebut Ada 3 Proyek Besar,...
Sebut Ada 3 Proyek Besar, Rachmat Gobel Optimistis Gorontalo Bakal Maju
DPR Kirim Bantuan untuk...
DPR Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera, Diantar Langsung Cucun Syamsurijal
PSI Banten Targetkan...
PSI Banten Targetkan Lolos ke DPR pada Pemilu 2029
Bakal Ada Demo Buruh...
Bakal Ada Demo Buruh di Istana dan DPR, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin
DPR dan DPD RI Soroti...
DPR dan DPD RI Soroti Sidak Gubernur Jabar ke Pabrik Air Mineral di Subang
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Rekomendasi
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved