Pencuri Spesialis Kontrakan di Makassar Nyaris Diamuk Massa
Minggu, 08 November 2020 - 22:11 WIB
loading...
Nasrum alias Mandra, terduga pelaku pencurian di salah satu kontrakan di Jalan Bung, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Foto: Dokumen polisi
A
A
A
MAKASSAR - Nasrum alias Mandra, pria berusia 37 tahun nyaris jadi bulan-bulanan warga Jalan Bung, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Itu karena dia kepergok mencuri barang elektronik milik penghuni kontrakan sekitar, Minggu (8/11/2020) pagi.
Video kejar-kejaran antara warga dan Mandra yang bekerja sebagai pengantar galon tersebut, viral di instagram . Beberapa pemuda meneriaki Mandra sambil menenteng bambu dan balok.
Video berdurasi 2 menit 18 detik, terlihat beberapa remaja turut melempar Mandra yang kabur ke arah SPBU Perintis pertigaan pintu 1 kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) . Mandra terkepung di dalam minimarket SPBU itu.
Baca juga: Kasus Pembobolan Celengan Masjid Dinilai Jadi Fenomena Baru Saat Pandemi
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis mengatakan, saat kejadian tersebut dilaporkan warga sekitar, pihaknya buru-buru ke lokasi mengamankan pelaku agar terhindar dari aksi main hakim sendiri.
"Karena info warga pelaku membawa senjata tajam jenis badik. Kita amankan di dalam. Tidak sempat dihakimi, kami berusaha menenangkan warga," kata Muhalis kepada SINDOnews melalui pesan WhatsApp .
Video kejar-kejaran antara warga dan Mandra yang bekerja sebagai pengantar galon tersebut, viral di instagram . Beberapa pemuda meneriaki Mandra sambil menenteng bambu dan balok.
Video berdurasi 2 menit 18 detik, terlihat beberapa remaja turut melempar Mandra yang kabur ke arah SPBU Perintis pertigaan pintu 1 kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) . Mandra terkepung di dalam minimarket SPBU itu.
Baca juga: Kasus Pembobolan Celengan Masjid Dinilai Jadi Fenomena Baru Saat Pandemi
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis mengatakan, saat kejadian tersebut dilaporkan warga sekitar, pihaknya buru-buru ke lokasi mengamankan pelaku agar terhindar dari aksi main hakim sendiri.
"Karena info warga pelaku membawa senjata tajam jenis badik. Kita amankan di dalam. Tidak sempat dihakimi, kami berusaha menenangkan warga," kata Muhalis kepada SINDOnews melalui pesan WhatsApp .
Lihat Juga :