Paslon Bicara Atasi Dampak Kesehatan dan Ekonomi COVID-19 hingga Budaya
Sabtu, 07 November 2020 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu paslon nomor urut 2 Bagyo Wahyono dan FX Supardjo ( Bajo) menyampaikan visi Solo yang satu, yaitu tercapainya sandang, pangan dan papan. Menurut Bajo, Solo harus kembali menjaga adat timur. Juga soal toleransi.
Untuk sandang, Bajo ingin memulai dengan menggunakan lurik dan batik sebagai pakaian adat Solo. Bajo ingin menghidupkan ekonomi kerakyatan tradisional dan UMKM. Sedangkan untuk papan Bajo ingin membangun rumah di bantaran sungai, khususnya bagi warga yg kurang mampu. "Kami melihat di bantaran Sungai daerah Semanggi masih banyak lahan yang dapat digunanakan," ujar Bagyo.
Debat pertama mengambil tema "Mengembangkan Kota Solo sebagai Kota Budaya dalam Pembangunan Berkelanjutan yang Adil dan Merata di Era Digital". Materi debat antara lain persoalan daerah, pelayanan publik, penajaman visi misi, kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian COVID-19.
"Sudah disepakati debat tetap memakai masker. Jadi debatnya tetap memakai masker dan tidak dilepas," kata ketua KPU Solo, Nurul Sutarti. Menurutnya masker merupakan salah satu bagian dari komitmen pasangan calon terkait penerapan protokol kesehatan. Sebab, Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.
Untuk sandang, Bajo ingin memulai dengan menggunakan lurik dan batik sebagai pakaian adat Solo. Bajo ingin menghidupkan ekonomi kerakyatan tradisional dan UMKM. Sedangkan untuk papan Bajo ingin membangun rumah di bantaran sungai, khususnya bagi warga yg kurang mampu. "Kami melihat di bantaran Sungai daerah Semanggi masih banyak lahan yang dapat digunanakan," ujar Bagyo.
Debat pertama mengambil tema "Mengembangkan Kota Solo sebagai Kota Budaya dalam Pembangunan Berkelanjutan yang Adil dan Merata di Era Digital". Materi debat antara lain persoalan daerah, pelayanan publik, penajaman visi misi, kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian COVID-19.
"Sudah disepakati debat tetap memakai masker. Jadi debatnya tetap memakai masker dan tidak dilepas," kata ketua KPU Solo, Nurul Sutarti. Menurutnya masker merupakan salah satu bagian dari komitmen pasangan calon terkait penerapan protokol kesehatan. Sebab, Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.
(shf)
Lihat Juga :