Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2020 Disinyalir Terancam Gagal Digelar
Jum'at, 06 November 2020 - 21:27 WIB
loading...
Calon Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.
A
A
A
PANGANDARAN - Agenda debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2020 disinyalir terancam gagal digelar di Bandung.
Rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran akan menggelar debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020 di Hotel Prime Park Bandung, pada Rabu (18/11/2020).
Namun peserta Pilkada Pangandaran 2020 dari pasangan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan (JUARA) Nomor Urut 1 dan pasangan Adang Hadari dan Supratman (AMAN) Nomor Urut 2 menginginkan agenda debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran.
Ketua Tim Pemenangan AMAN Nomor Urut 2 Mohammad Taufik mengaku keberatan apabila pelaksanaan debat kandidat digelar Bandung. "Pelaksanaan Pilkada kan di Pangandaran, yang mau Pilkada itu kan di Pangandaran bukan di Bandung," ucap Taufik.
Menurut Taufik, selain memerlukan anggaran selama pelaksanaan debat di Bandung, juga kondisi pandemi Covid-19 yang menjadi pertimbangan. "Mending kalo memperhatikan protokol kesehatan, dengan mengerahkan tim ke Bandung saja harus mengeluarkan anggaran lagi," ujarnya.
Rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran akan menggelar debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020 di Hotel Prime Park Bandung, pada Rabu (18/11/2020).
Namun peserta Pilkada Pangandaran 2020 dari pasangan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan (JUARA) Nomor Urut 1 dan pasangan Adang Hadari dan Supratman (AMAN) Nomor Urut 2 menginginkan agenda debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran.
Ketua Tim Pemenangan AMAN Nomor Urut 2 Mohammad Taufik mengaku keberatan apabila pelaksanaan debat kandidat digelar Bandung. "Pelaksanaan Pilkada kan di Pangandaran, yang mau Pilkada itu kan di Pangandaran bukan di Bandung," ucap Taufik.
Menurut Taufik, selain memerlukan anggaran selama pelaksanaan debat di Bandung, juga kondisi pandemi Covid-19 yang menjadi pertimbangan. "Mending kalo memperhatikan protokol kesehatan, dengan mengerahkan tim ke Bandung saja harus mengeluarkan anggaran lagi," ujarnya.
Lihat Juga :