Unair Temukan Whole Genome Sequences dari Enam Jenis Covid-19 di Indonesia
Sabtu, 09 Mei 2020 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
“Uji etik, pengkulturan sel vero, sel ginjal, HSC, dan NK cell, sudah berhasil dilakukan. Kemudian uji toksisitas juga sudah berhasil didapat,” ucapnya.
Saat ini, katanya, masih berlangsung analisis stabilitas kombinasi, RT-PCR untuk analisis uji tantang voris, multiplicity of infection. Dari analisis yang telah dilakukan, disebutkan bahwa hingga saat ini belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkan Covid-19. Selain itu, belum ada vaksin khusus yang ditemukan untuk masyarakat Indonesia. Meski demikian, timnya terus melakukan upaya penelitian terkait dengan Covid-19.
Karenanya, Prof Nyoman dan tim juga mengandeng sejumlah pihak terkait dengan penanganan Covid-19. Salah satunya bekerja sama dengan Badan Intelejen Negara (BIN). Keterlibatan BIN ditandai dengan kunjungan dan penyerahan bantuan BIN kepada Unair hari ini.
Kerja sama antara UNAIR dengan BIN untuk menemukan tiga hal. Pertama, formulasi efektivitas obat dan kombinasi obat berbasis SARS Cov-2 di Indonesia. Kedua, sintesis senyawa anti main protease Covid-19 sebagai OPB (Obat Pengembangan Baru). Ketiga, penentuan Whole Genome Sequences Covid-19 yang menginfeksi pasien Indonesia.
Mereka juga membawa sejumlah bantuan seperti satu unit Akta GO GE, dua unit Incubator CO2, 1 unit Squencer Seqstudio, satu unit Real Time PCR, satu paket Covid-19 Reagent Set (600 sample), dan satu paket Plasticware.
Saat ini, katanya, masih berlangsung analisis stabilitas kombinasi, RT-PCR untuk analisis uji tantang voris, multiplicity of infection. Dari analisis yang telah dilakukan, disebutkan bahwa hingga saat ini belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkan Covid-19. Selain itu, belum ada vaksin khusus yang ditemukan untuk masyarakat Indonesia. Meski demikian, timnya terus melakukan upaya penelitian terkait dengan Covid-19.
Karenanya, Prof Nyoman dan tim juga mengandeng sejumlah pihak terkait dengan penanganan Covid-19. Salah satunya bekerja sama dengan Badan Intelejen Negara (BIN). Keterlibatan BIN ditandai dengan kunjungan dan penyerahan bantuan BIN kepada Unair hari ini.
Kerja sama antara UNAIR dengan BIN untuk menemukan tiga hal. Pertama, formulasi efektivitas obat dan kombinasi obat berbasis SARS Cov-2 di Indonesia. Kedua, sintesis senyawa anti main protease Covid-19 sebagai OPB (Obat Pengembangan Baru). Ketiga, penentuan Whole Genome Sequences Covid-19 yang menginfeksi pasien Indonesia.
Mereka juga membawa sejumlah bantuan seperti satu unit Akta GO GE, dua unit Incubator CO2, 1 unit Squencer Seqstudio, satu unit Real Time PCR, satu paket Covid-19 Reagent Set (600 sample), dan satu paket Plasticware.
(msd)
Lihat Juga :