Remaja di Tangerang Sendirian Merawat Tiga Kakak yang Lumpuh
Jum'at, 06 November 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
"Pernah mau dirawat di panti sosial, tapi pihakkeluarga tidak mau, amanat dari orangtua harus dirawat sampai meninggal. Puskemas dan kecamatan sudah memberikan bantuan. Nanti kita datangi lagi," ungkapnya. (Baca juga; Malam Begadang hingga Pagi, Kepala Desa Lebak Wangi Ditemukan Gantung Diri )
Terkait kondisi ketiga kakak Burhanudin yang lumpuhsejak lahir, pihak puskesmas mengatakan, diduga mereka sakit sejak lahir. Diduga terkena polio sehingga tulangnya tidak kuat menahan beban fisik. Dari tiga orang yang lumpuh, satu orang tidak bisa gerak sama sekali.
Heru mengatakan, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan secara rutin kepada ketiganya. "Sakit dari lahir, kayak polio. Kalau yang dua masih bisa duduk. Tetapi yang satu lagi, benar-benar gak bisa ngapa-ngapain," sambung Heru lagi.
Penderitaan Burhanudin semakin lengkap, karena ketiga kakaknya yang lumpuh itu ber KTP Jakarta. Sebelumnya keluarga tersebut tinggal di Jakarta, tepatnya di Tanabang dan pindah ke Tangerang 4 tahun lalu.
"Kalau pemda sudah menangani. Amanat dari orangtuanya itu harus dirawat di rumah. Burhanudin bekerja serabutan dagang. Dia yang merawat ketiganya sendirian di rumah. Mulai dari buang air besar, kecil, dan semuanya diurus sendirian," pungkasnya.
Terkait kondisi ketiga kakak Burhanudin yang lumpuhsejak lahir, pihak puskesmas mengatakan, diduga mereka sakit sejak lahir. Diduga terkena polio sehingga tulangnya tidak kuat menahan beban fisik. Dari tiga orang yang lumpuh, satu orang tidak bisa gerak sama sekali.
Heru mengatakan, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan secara rutin kepada ketiganya. "Sakit dari lahir, kayak polio. Kalau yang dua masih bisa duduk. Tetapi yang satu lagi, benar-benar gak bisa ngapa-ngapain," sambung Heru lagi.
Penderitaan Burhanudin semakin lengkap, karena ketiga kakaknya yang lumpuh itu ber KTP Jakarta. Sebelumnya keluarga tersebut tinggal di Jakarta, tepatnya di Tanabang dan pindah ke Tangerang 4 tahun lalu.
"Kalau pemda sudah menangani. Amanat dari orangtuanya itu harus dirawat di rumah. Burhanudin bekerja serabutan dagang. Dia yang merawat ketiganya sendirian di rumah. Mulai dari buang air besar, kecil, dan semuanya diurus sendirian," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :